Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

​Pandangan Bimo beralih ke arah anak tangga yang meliuk turun menuju bagian terdalam lambung kapal. ​”Kita tidak boleh tertangkap oleh mereka. Kita akan turun ke dek palka bagian bawah sekarang, tempat bongkar muat mobil dan logistik. Kita keluar lewat pintu ramp door belakang kapal sebelum tempat ini benar-benar dikepung!’ Baskoro mengangguk.”Oke, ayo bergerak. Biar aku yang buka jalan di depan!”
9.8699.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.6K kali sebagai tangga gangway kapal
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Gadis yang Tertawan

Gadis yang Tertawan

Jangkar-jangkar diturunkan, papan-papan titian disiapkan untuk para penumpang agar bisa turun dengan aman. Burung-burung camar melayang, memekik nyaring, dan terbang menjauh. Aroma garam dan udara yang berbaur dengan aroma bahan bakar dari kapal, cuaca hangat, serta butiran pasir yang lembut, mengingatkan Xander hari di mana ia harus berangkat ke tempat ini dari dermaga Tanjung Priok.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

tanya Rangga, mencoba mencairkan kecanggungan di sepanjang jalan. "Ya. Bersiaplah memegang barang bawaanmu dengan erat, Mahasiswa Baru," jawab kapten wanita itu pendek. Ia tidak menoleh lagi, langsung berjalan kembali menuju ruang kemudi utama dengan langkah tegap. Kapal feri itu perlahan mulai merapat di tengah-tengah kabut putih tebal yang bergulung-gulung, menyelimuti seluruh bibir pantai dan dermaga pelabuhan pulau misterius tersebut.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Cintamu Palsu

Cintamu Palsu

Hasan mengajak teman-temannya menuruni dek penumpang menuju lambung kapal yang difungsikan sebagai tempat parkir kendaran bermotor. Satu per satu dari kelimanya menuruni tangga yang didesain spiral itu dengan perlahan menuju tempat parkir kendaraan bermotor yang juga merupakan pintu keluar dari kapal menuju daratan Bali. 'Bruuukk'.. Suara badan kapal yang bersandar menabrak batas pinggiran daratan di pelabuhan. Perlahan pintu kapal mulai terbuka dan mendarat di tanah lalu berfungsi sebagai jembatan untuk keluar dan masuknya penumpang dari kapal menuju daratan pelabuhan juga sebaliknya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

“Sungai ini lebar. Kita buat tiga terowongan melengkung, agar kapal-kapal kecil tanpa layar bisa tetap melintas di bawahnya. Jembatan ini bukan penghalang, tapi penghubung.” Seorang tukang bangunan tua bernama Taji mengangguk setuju, “Dengan tiga terowongan, air tak akan tertahan. Kapal-kapal akan tetap bisa lewat, dan tak akan ada banjir saat musim hujan.”
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
HOW TO BE GOOD IN BED

HOW TO BE GOOD IN BED

"Pegang erat tanganku. Jangan pernah lepaskan." WUSH! Pintu kargo terbuka lebar, menampilkan hamparan lautan malam Indonesia Timur yang hitam pekat, kontras dengan gemerlap lampu dari sebuah kapal pesiar raksasa berteknologi militer yang mengapung di tengah perairan Halmahera. Kapal itu memancarkan cahaya lampu neon biru dingin dari bagian dek atasnya—itulah The Leviathan.
10449 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Anak Haram yang Dibenci Ayahku

"Gue gak pernah bawa kapal kargo setres begini, Kapten!" "Cuma perlu jaga agar moncong kapal tetap lurus menembus ombak, jangan sampai kita terbalik!" seru Kapten tua itu sebelum akhirnya melangkah keluar pintu kabin, membiarkan tubuhnya menjadi tameng pertama. Tembakan beruntun langsung pecah di luar geladak, memutus kesunyian malam dengan kilatan peluru tajam yang mematikan.
10838 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Kembar

Pendekar Naga Kembar

ucap Pangeran Zang Tap tap tap. Suara langkah kaki membuat Pangeran Zang melihat ke arah suara, melihat salah satu penjaganya yang datang Pangeran Zang hanya diam dan memperhatikannya. "Pangeran dia ada di pinggir kapal," ucap penjaga. "Kapal ini memiliki berapa kamar kosong?" tanya Pangeran Zang. "Kapal memiliki 32 kamar dan terisi 22 kamar termasuk kamar Anda," ucap pelayan.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

BUGH! Kami terjerat dalam jaring. "Tarik! Tarik!" Mesin winch kapal berputar gila-gilaan, menarik jaring itu masuk ke dalam palka kargo yang terbuka. Pintu palka baja tebal itu terbanting menutup tepat sedetik sebelum gelombang penghapusan putih menyapu lambung kapal. DUNG! Kapal berguncang hebat.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

kata Kyai Rangga sambil memberi isyarat pada Bayu, Lindhu, Agni dan Anila untuk menyerang kapal baja raksasa itu. Bayu Segara segera membuat air laut bergejolak sehingga kapal itu tidak bisa menepi ke dermaga. Agni dan Anila sekali lagi membuat tornado api, tapi kali ini lebih besar dan lebih mematikan. Tornado api itu segera bergerak dengan cepat ke arah kapal baja raksasa. Kapal raksasa itu tidak bisa menghindar, karena air laut berputar-putar membentuk pusaran air yang besar membuat kapal raksasa itu ikut berputar. Pusaran air sangat besar sehingga sampai ke pelabuhan dan menghantam dermaga, membuat dermaga itu tenggelam. "Mundur! Mundur!!” perintah Kyai Rangga melihat air laut mulai mene
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai tangga gangway kapal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status