TEH ... AKU DI SINI
Ini jam berapa, lihat,” gerutu temannya di seberang.
Alina menggaruk kepalanya yang tak gatal. ”Maaf, Dip. Tapi adek gue masih aman di sana, 'kan?”
Terdengar suara helaan napas dari lelaki bernama Dipta ini. ”Gue kan udah beli dia, kenapa loe nanyain adek loe lagi?”
Alina tertawa sumbang untuk mengusir rasa tak enak. ”Takutnya dia kabur, Dip. Tapi kalo masih sama loe, ya, lega gue.”
Hot Chapters