Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Yulia menanggapi,”oh gitu, berarti yang cahaya buat itu arabica dong. “Yup benar.” Gua pun menjelaskan apa yang di tanyakan yulia dengan semangat, karena nggak mau mengecewakan dia yang penasaran meskipun dia tidak begitu suka kopi tanpa gula. Setelah menanyakan itu, yulia langsung mendekati miya, dan alex yang duduk di kursi customer dekat meja bar. Gua memperhatikan cahaya yang menyeduh kopi, gua lihat dia sangat serius membuat kopi, tatapan tajam dengan rambut terurai panjang tanpa di ikat.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

jawabnya menggelengkan kepala. "Cepat bikin kan saya kopi! Saya ngantuk!" titahku padanya. "Kopi? Gue nggak--Eh, maksudnya saya nggak bisa bikin kopi! Saya sama sekali nggak pernah bikin kopi!" "Apa? Kamu nggak bisa bikin kopi? Kamu tau, kan' tugasnya aspri itu apa? Masa iya saya yang harus bikin kopi sendiri? Terus gunanya kamu disini itu apa?"
9.4461.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Baca Semua Ulasan
Cinta CEO dalam Jebakan

Cinta CEO dalam Jebakan

“Ini kopi Arabika, kesukaan Tuan Carter dan mungkin juga Julian. Mereka selalu meminta ini setiap kali bermain catur. Apakah Anda keberatan jika saya menunjukkan cara menyeduhnya?” “Sama sekali tidak. Ini bisa menjadi pengalaman baru. Selama mengabdi pada keluarga Evans, saya hanya mengetahui segala sesuatu tentang teh,” terang Mia seraya memperlebar lengkung bibir. Ketegangan mulai mengendur dari tubuhnya. “Kalau begitu, apakah kalian memiliki teko kopi dan penyaring?” tanya Liam sembari menaikkan alis.
10111.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Pixie
Setelah ini, akan ada beberapa bonus cerita tentang kerempongan Max Gaby sebagai orang tua. Lalu, Pixie bakal diskusi dengan editor apakah cerita ini layak untuk dilanjutkan ke season 2. Jika disetujui, Pixie bakal menceritakan tentang CEO baru dan sekretarisnya.
aainza931
i love max and Gabriella,, terimakasih untuk penulis yg telah menuliskan kisah sebagus ini,, bnyak pesan di dalamnya,, tentang kekuatan, kesabaran, kebersamaan, dan ketulusan. sy berharap suatu saat kisah ini dapat diangkat menjadi film yg sukses,, semangat terus untuk sang penulis yh...
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Tapi "Aku mau kopi saja Bu, hot cappuccino" Linar bangun dan berjalan mendapati tas nya mengambil kopi instan yang ia bawa. Kopi andalannya "Ini tolong buatkan yah dan buat ibu juga kalau mau" "Sore - sore begini minum kopi?" "Iya, supaya mataku tetap terjaga." Linar tersenyum masam.
8.727.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

“Nanti sore bikinin saya kopi susu, ya! Saya mau minum kopi susu sambil nikmatin ombak,” “Kok kopi susu, bukannya enakan minum air kelapa muda kalau di pantai gini?” “Boleh aja, sih, tapi kamu temenin, yah!” “Emooohh!!” “Ha ha ha,” =====================================================
1061.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

kata Mas Abi dengan wajah bahagia. “Memangnya Mas belum ada minum kopi dari tadi pagi?” tanyaku penasaran. “Belumlah, karena Mas tidak lihat ada kopi di atas meja makan. ‘Kan biasanya kamu yang membuatkan kopi, Dek. Mas tidak menyukai kopi buatan Mas sendiri, terasa tidak enak dan juga terasa aneh jika bukan dirimu yang membuatnya!” Kata Mas Abi sambil mengangkat bahu.
9.6236.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Lelaki Pengganti

Lelaki Pengganti

“Ada apa, Tuan? Sepertinya Tuan Rey bingung.” “Iya saya bingung, Soalnya Abang saya baru kali ini mau minum kopi.” Mataku langsung membulat. “Jadi selama ini Tuan Roy, tidak pernah minum kopi?” “Emm,,,, bukan, bukan itu maksud saya, Yon. Dia sedikit trauma dengan kopi.” Aku semakin bingung. “Maksud Tuan?”
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Tidak kalah dengan kopi, cokelat panas juga mampu memberi ketenangan dan tentu saja kehangatan. “Maksudku aku sendiri sama seperti kamu, Ny. Aku tidak pernah bertemu Parta. Robi yang pernah ke sana. Aku juga tidak banyak tanya, bisa cemburu dia kalau ditanya tentang Parta terus,” bohong Bela berusaha menutupi dan mengakhiri topik pembicaraan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Bos Arogan itu Mantan Pacarku

Bos Arogan itu Mantan Pacarku

ucapku lirih menatap cangkir yang di pegangnya. Laki-laki itu tersenyum. “Apa? Maksudmu ini?” ia melihatkan isi cangkir putih di depannya, kopi hitam dengan aroma robusta menguar begitu saja. “Apa pedulimu, Nona Haikal? Kopi ini begitu nikmat untuk dirasakan. Setidaknya ia tak pernah ingkar janji dengan rasanya.” Aku terdiam, tak tahu harus berbuat apa. Kata ingkar janji. Seperti menelanjangi diriku yang tengah ingkar.
1089.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

sapa Adam. Pria itu sudah duduk di depan mesin jahit industrinya yang besar. Ia sudah rapi dalam balutan kemeja kotak-kotak dan celana cingkrang-nya. Di tangannya, ia memegang mug keramik tua. "Kopiku di mana?" tanya Areta, mengabaikan sapaannya. "Kopi ada. Tapi gak ada kopi mahal. Adanya kopi hitam. Kalau mau, aku buatkan."
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tapi ini bukan tentang kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status