กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Badai menatap langit malam yang berasap, kemudian berkata lirih, "Kali ini mereka lari... Kita harus mengakhiri ini. Apa pun harganya." Badai berlari dan mengendarai sebuah sepeda motor sport milik sindikat yang tertinggal di sana. Badai memacu sepeda motor sportnya. Asap hitam dari markas yang baru saja meledak masih terlihat mengepul di kejauhan. Di belakangnya, Valeri melaju dengan mobil taktis yang dikendarai Sunil Khan, mengikuti dengan kecepatan gila.
10980 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 29 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Teardrops in the Cold Water

Teardrops in the Cold Water

sela Jian melihat teman-temannya. “Iya, sama-sama,” jawab Okky. Mereka berlima pun berjalan bersama melewati gerbang keluar sekolah. Mereka berpisah dan melambaikan tangan satu sama lain. Rumah mereka berbeda jalan kecuali Sekta dan Karine yang searah. Lyona pun berjalan dengan perlahan sambil diterpa angin sepoi-sepoi. Ia merasakan angin-angin itu masuk ke dalam kulitnya melewati pori-pori, sangat segar dan sejuk. Ia berhenti sejenak di bawah pohon besar dan menutup matanya untuk merasakan terpaan angin. Ia bernapas teratur dan dalam hatinya ada rasa syukur bahwa ia bisa merasakan sejuknya angin.
101.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 26 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

Berjalan menuju musholla dengan langkah yang berat memang tak mudah, banyak kata yang tersimpan dalam benak yang tak terucap, banyak kata tersirat dalam tatapan mata yang sangat lelah, tapi hanya dengan berkumpul dengan mereka aku lautan rasa dengki terhadap adikku sedikit terlupakan, dipertigaan menuju musholla aku mendengar terikan yang tak asing lagi, ya dia Fadli teman dekat ku, "tas budal, Nang ndi ae rek" (baru berangkat, kemana saja kamu) tanyanya sambil memandang ku, aku tak menjawabnya hanya ajakan untuk terus melangkah maju menuju musholla, sudah lah rasa ini semakin sesak jika kurasakan.
3.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 81 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Geliatan liar membabi buta Senja malah makin mengobarkan nafsu Badai yang sudah mencapai titik kulminasinya. "Maafkan Saya... Maafkan Saya..." ucap Badai terus menerus sambil menurunkan tubuh mungil Senja di ranjangnya, dan langsung saja membungkam bibir merah yang terus saja memalingkan wajahnya kekiri dan kekanan, karena terus saja berupaya menghindari ciumannya.
1056.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.4K ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

Tidak apa mundur yang penting tetap bisa ketemu Sekar. Lama tidak ada balasan, Tama tetap menunggu pada kolom pesan di W******p-nya. Bu Aisyah mengambil gelas kopi yang sudah tinggal ampasnya untuk dibawa ke dapur. “Musim hujan, jangan lupa mantelnya.” Bu Aisyah berlalu dihadapan Tama yang sudah rapid dan siap berangkat. “Iya, Mak. Sudah Tama masukan jok.” Tama beranjak, menuju motornya meskipun belum pasti keberangkatannya menuju Sukapura dengan Sekar.
72.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 61 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Anak buah Yamazaki terkejut. “Kamu yang telah mengajak Mahira ke pulau,” bentak Ryo kesal. “Aarggh!” Ryo akan memukul kembali Yamazaki, tetapi ditahan oleh pengawalnya. “Kita harus pergi, Tuan muda.” Para pengawal kembali menarik paksa tubuh Ryo yang lemah dan tidak berdaya. Pria itu merasa sangat kehilangan. Pulau besar hanya terkena imbas angin badai dengan hujan laut, tetapi tidak menyebabkan tsunami. Bencana hanya terjadi di tengah laut saja. Menghantam pulau-pulau kecil dan batuan.
1094.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.1K ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.1K viewsระงับชั่วคราวถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 217 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

“Bu, Mia tidak akan menangis. Mia gadis yang baik, jadi tolong jangan tinggalkan Mia…” Saat itu, tanah bergetar, dan suara gemuruh terdengar. Tujuh hingga delapan mobil hitam melaju kencang menuju vila keluarga Miller. Pintu mobil pertama terbuka dan seorang pria berjas hitam keluar. Ia menendang pintu rumah keluarga Miller hingga terbuka!
102.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 44 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Kebahagiaan setelah Badai

Kebahagiaan setelah Badai

Dia menyerahkan abu kepada asistennya dengan khidmat, lalu mencengkram leher Selvia. Selvia hampir terengah-engah karena cengkeramannya yang begitu kuat, dan terus memukul lengannya dalam ketakutan. “Za ... Zack, lepaskan aku.” Zack tidak terlalu peduli dengan rontaan dan air matanya, lalu membisikkan peringatan di telinganya, "Gadis kecil saat itu, bukan kau ‘kan? Suatu hari nanti akan kubalas kau. Saat ini ada hal yang lebih penting untuk kulakukan, kalau nggak ingin mati, segera menghilang dari hadapanku!"
7.661.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.2K ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Orang-orang yang lewat melihatnya tertawa dan menangis seperti orang kehilangan akal. Kemudian dia mengalami kecelakaan. Kabarnya, organ dalamnya hancur di tempat. Mantan ibu mertuaku, Ibu Tiana, tidak sanggup menerima kenyataan dan akhirnya kehilangan kewarasan. Impian Wanda untuk menikah dengan putra keluarga kaya benar-benar hancur. Belakangan, dia beberapa kali tertangkap kamera diam-diam bertemu dengan aktor muda populer, hanya demi menumpang popularitas mereka.
4.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 106 ครั้งในชื่อ tasya rosmala mengejar badai
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1234567
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status