DIJODOHKAN MAMA
Tangannya bergerak cepat, mengisi tas besar dengan baju, skincare, dan—tentu saja—seluruh stok camilan yang ia simpan di laci.
Tapi drama tidak berhenti di situ. Saat ia keluar dari kamar, tas besar di tangannya tersangkut di gagang pintu, menimbulkan suara keras. Semua kepala di ruang tamu menoleh.
"Eh… ini… tas laundry," kata Ziva cepat-cepat. "Biar nggak numpuk besok pagi."
Papa mengangguk tanpa curiga, tapi Mama sempat melirik aneh. Untungnya Reza segera memotong, "Bu, liat bunga ini deh. Katanya cuma mekar seminggu sekali di Jepang."
Hot Chapters