Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Ia melirik Tasya, teman dekatnya. "Tas, ntar aku pinjem catatanmu ya, aku fotokopi aja deh. Males nyatet." Tasya mengangguk. "Beres Na." Tasya melirik tas bekal Nara yang ia letakkan di meja gazebo. "Tumben kamu bawa bekal, Na? Unyu-unyu pula gambar Mickey Mouse." Tasya menyeringai dan tertawa lepas. "Si Bapak yang nyiapin. Udah persis kayak anaknya aku Tas."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Makanya dia tidak menyimak dan tidak ikut tertawa dengan guyonan tadi. Pandangannya saat ini mengarah ke pot bunga mawar kuning. Sekelebat pikiran kemudian terlintas di kepala mengenai keterkaitan bunga ini dengan kehidupan yang dijalaninya sekarang. Dia ingin tahu hubungan seperti apa, namun dia tidak tahu. Ada banyak pertanyaan di dalam kepala, namun dia tidak tahu dari mana harus memulainya. “Guys! Guys! Lihat deh! Ada mawar kuning.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

Jesatya termangu menatapnya. Indah. Gambar itu benar-benar indah—hingga membuat Jesatya tidak dapat mengatakan apa pun. Jesatya mendekat, membaca nama yang tertera di bawah bingkainya. Daisila Alma Meisie—“Aku pun, ingin seperti bunga Daisy”. Tulisnya di sana. Jesatya tanpa sadar tersenyum lagi. “Even namanya juga indah banget. Keren.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Mengusap-usap pangkal tusuk konde yang berbentuk kepala ular lalu memeriksa bagian lain dari tusuk konde tersebut. "Bunga teratai?" Satria bergumam saat tahu jika tusuk konde di tangannya terukir sebuah gambar bunga teratai. "Kangmas, aku merindukanmu!" Suara perempuan terdengar lagi di telinga Satria membuat tusuk konde yang dia pegang terjatuh karena kaget.
9.751.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Rahasia Suami dan Ibu Mertua

Rahasia Suami dan Ibu Mertua

Prak! "Oh, ini, Mas. Kamu ngagetin aja! Aku tuh pesen brownies bakar dan kukus. Jadi dia minta alamat. Ini, Tiara. Kamu inget Tiara kan? Temen kampus aku dulu." Bunga menunjukkan layar ponselnya yang mati pada Gio.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin

Bunga berjalan menuju ke meja, dia melewati meja riasnya. Bunga menyadari ada sesuatu yang berbeda di atas meja riasnya itu. Dia langsung berbalik. “Apa ini, Sayang?” tanya Bunga. Dia mendekat ke arah kantong kertas berisi aneka tespack yang dibeli Alvaro tadi. Belum lagi Alvaro sempat menjawab, Bunga sudah berteriak lantang. “Sayang, kenapa membeli banyak sekali?” tanya Bunga. Dia tertawa melihat berbagai macam tespack yang ada di dalam kantong kertas itu. Alvaro menjadi sedikit malu. Dia sadar kalau itu sangat konyol.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

ucap Qiongshing dengan senyum yang lembut. Jiali hendak berdiri, tetapi Qiongshing memberi isyarat untuk tetap duduk. “Kami hanya membawa tradisi kecil yang tidak boleh dilewatkan,” lanjut Qiongshing. Hui Fen meletakkan baki di meja. Di atasnya, dua cawan kecil dari tembikar porselen terukir awan dengan bunga plum saling bersisian. Arak dalamnya hangat, uapnya masih naik pelan. Di dalam baki juga terisi satu piring kecil berisi kurma serta buah kastanye sebagai lambang harapan akan keturunan serta keberkahan rumah tangga.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BOS GILA

SUAMIKU BOS GILA

Biru melongo penuh, tak percaya Benua sebaik itu ke adiknya. “Aku juga digambarin bunga yang cantik banget sama Pak Benua. Sebentar ya Kak, Flower mau kasih tahu gambarnya.” Flower yang sudah mengenakan seragam sekolah batik itu beranjak cepat dari tempat duduknya, dia segera memberitahu gambar yang Benua buat semalam ke Biru. “Ini Kak lihat. Bagus kan?” kata Flower pamer ke Biru.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Jadilah aku memilih duduk tenang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Lima belas menit setelahnya Syailendra masuk lagi ke dalam mobil, satu tangannya membawa bunga... Angelica kalau tidak salah itu namanya. Lalu salah satu tangannya lagi menenteng plastik putih. Dia memberikan bunga itu padaku dan berkata, “Ayok foto, terus upload deh.” Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Satu Laki-Laki Empat Istri

Satu Laki-Laki Empat Istri

Rendra duduk di kursi meja makan. "Aku sebenernya masak mie, Mas." Rendra mendongkang sambil melukis senyum. "Ya udah, buat cuci mulut mienya." "Apa?" Tessa terkekeh. "Mas ada-ada aja. Ya udah, bentar, ya?" Tessa dengan senang hati menyiapkan piring dan menata nasi Padang di sana. Tak lupa, dia juga menaruh mie yang dimasaknya tadi di mangkuk.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai tebak gambar bunga mie tas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status