Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Wajah Boga langsung berubah pucat, dia menggenggam tinjunya dan menjawab dengan suara berat, "Produk kami mewakili teknologi baterai tercanggih di industri ini, nggak akan ada masalah! Melihat kepanikan yang jelas di wajahnya, aku tidak bisa menahan senyuman kemenangan. Selanjutnya, aku menjelaskan secara rinci tentang potensi bahaya keamanan tersebut dan ruangan pun langsung ramai dengan perbincangan, semua orang terkejut. Opini publik langsung memojokkan, Boga merasa sangat memalukan, tidak bisa melanjutkan pembicaraan di atas panggung. Boga menggertak, menatapku dengan marah, lalu dengan putus asa berkata, "Guswan, kamu sengaja merencanakan ini sebelumnya?!" Melihat Boga begitu marah, aku
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

“Mami, Papi lagi gombal ya?” “Kenapa kamu ngerti kata gombal, sih?” tanya Aarav pura-pura terkejut. Aga menjawab santai, “Soalnya Papi sering banget gombalin mami tiap malam.” Sifabella buru-buru mengalihkan. “Ayo, kita cari sayur dulu. Jangan bahas gombal-gombalan.” Mereka lalu tiba di stall sayur. Penjualnya, seorang nenek lokal yang mengenakan apron floral, menyapa dengan hangat.
1042.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU

SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU

Aku mendorong halus bahunya tanpa canggung. "Apa itu 'gombal'?" Kenshi mengerutkan dahinya lagi. Aku tertawa geli, menyadari dia tak mengerti arti kata 'gombal'. "Kulitmu coklat, hidungmu mancung, bulu matamu juga lentik. Dan kamu tahu, alismu yang tebal itu sangat menarik. Bahkan sekretarisku pernah bilang, kamu itu mirip dengan penyanyi Indonesia siapa itu...Is...Isya..."
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
PHOSPENE

PHOSPENE

“Oke, kita lihat seberapa ahli lo dalam hal menebak jokes bapak-bapak trend jaman ini hahah” “Hahaha jokes bapak-bapak” dira tertawa, tidak menyangka jika kata-kata tersebut begitu menggelikan baginya. “oke, tebakan pertama, gajah terbang kelihatan apanya?” “Kelihatan bohongnya lah, aduuhhhh tolong ya, tebakan gajah itu sebaiknya di hentikan karena sudah terlanjur uzur. Bukan tebakan bapak-bapak lagi ini mah. Udah tebakan jaman dinasti ming hahaha”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Young Summer

Young Summer

Kuketikkan balasan dengan cepat. Emmily Gale : Apa kita sedang bermain bola volley? Tobias Lorran : Tidak bisakah kita bermain tenis? Itu terdengar pas dalam genggamanmu. Astaga! Dia benar-benar gila. Tapi mengasyikkan juga. Well, sepertinya aku juga sudah gila. Kecepatan jariku bertambah saat mengetikkan balasannya. Emmily Gale : Bola apa yang sedang kau bicarakan? [Emotikon berpikir]
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Aneh sekali, wajah mereka tampak ketakutan ketika melihat Gondo. “Ehmm…Kangmas Gondo, aku cuma sedikit bercanda saja dengan dia. Biasalah, malam ini kalau tidak minum tuak, mulut ini kecut rasanya,” dalih Hasta yang salah tingkah di depan Gondo. Gondo mendengus kesal "Huuh...dasar kalian gentong tuak tak berguna." Gondo mengambil gendul tuak yang terbuat dari labu kering di pinggangnya lalu melemparnya kepada Gondo.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Diculik Mertua Duda

Diculik Mertua Duda

tanya pak Ruslan sambil menatap langit. "Kenapa pa?" tanya Gabriel. "Karena mereka ikut bahagia melihat kamu tersenyum," jawab pak Ruslan. "Dih, apaan sih pa, gak nyambung banget," elak Gabriel sambil mengangkat kepalanya melirik pak Ruslan. "Eumm, semakin tua semakin berkurang skill papa dalam membuat gombalan," ujar pak Ruslan sambil tertawa. Gabriel berdiri ia memegang pagar balkon sambil melihat ke bawah.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Lanjutku. "Sebenarnya Sarah itu apa sih?" Tanya Bunda dengan muka sok polosnya. "Oranglah?" Jawabku singkat, lagian Bunda aneh tanyanya, masa gitu aja gak tahu. "Tadi kamu bilang Dedemit, kuntilanak sekarang wewe gombel." "Dia itu semuanya, suka-suka orang mau nyebutnya apa, semuanya benar."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Kemudian bertanya, "tadi pagi sarapan apa, sih? Kok siangnya tambah cantik gini?" "Yaelah! Gombal!" seruku sembari tersenyum lebar dan mencubit pinggangnya. Aku pikir ada apaan, ternyata .... Juara gombal memang! "Hehehehehe, Mas serius, loh, Dek! Malah dibilang gombal." "Udah, ah! Ayo!" Aku pura-pura tak suka. Padahal digombalin begitu sebenarnya aku sangat bahagia.
10112.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

jawab Cantika mulai mengulek bahan untuk sambal rujaknya, yang terdiri dari gula jawa, sedikit terasi, cabe rawit, garam dan juga asem. Gala bertepuk tangan kecil. “Wuaahhh, Mommy ku selalu membuat itu, itu bagus untuk ketampananku." "Kupas buahnya," ucap Cantika memberi perintah. Gala dengan senang hati melakukannya, sesekali dia mencuri pandang pada Cantika yang sibuk mengulek, tidak berani menatapnya. "Kau marah padakku atau bagaimana? Kenapa kau tidak melihat wajah tampaku? Ada apa denganmu?"
9.1139.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai tebak tebak kan gombal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status