Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
EGO

EGO

Perjalanan ini akan kembali seperti rencana awal. Langkah kaki mengejar kekesalan hati. Melewati banyak manusia di sepanjang jalanan kuta walking street. Beban dipundaknya hampir tak terasa lagi. Buru-buru ia ingin segera meninggalkan Bali. Meninggalkan janji dan kenangan yang tak ingin dikenang. Fikri yang sudah sungguh diberi secercah harap malah lenyap. Pertemuan singkat yang sejak awal bekesan. Sampai akhirnya berujung meninggalkan dan ditinggalkan. Laju kakinya terhenti pada sebuah kedai kopi yang masih sepi. Lebih tepatnya, belum menerima pesanan sebelum pukul tiga sore. Tempat yang sempat membuatnya kecewa pada seseorang. Sebuah gapura bertuliskan "Kampung Lungo". Tempat itu sudah ber
Chapitres populaires
4.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 101 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

Bianca menjawab sambil tersenyum, "Cantik sekali gadis ini. Thasia, kamu mendapat teman baru? Cepat duduk, di sini ada buah, Thasia, kupaskan untuk dia." "Baiklah." "Namamu Shella, bukan?" Santo duduk di hadapannya, berkata pada Shella dengan lemah lembut, "Mau minum nggak? Anak muda suka minum teh susu, bagaimana kalau Bibi membuatkanmu teh susu? Teh susu buatannya sangat enak." Shella membuka kedua matanya dengan lebar, "Bibi bisa membuat teh susu? Hebat sekali. Kak Thasia, ibumu sungguh hebat."
9.5201.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 8.0K fois en tant que teguh esha
Afficher les avis (82)
Read
+Librairie
Rasmahwati
kisah Tasia dari bab 1 sampai bab 241, seolah-olah melewati kisah panjang dengan kejadian2 yg begitu rumit, tp ternyata hanya beberapa bulan sj, karena sejak kejadian di hotel sampai bab 241 usia kehamilannya ternyata tidak lebih dari 5 bln saja..
cdsu2415
kapan jilid 2 nya Thor? atau jangan² emang endingnya kek gitu. Macam Stephen Spielberg. lagipula jilid 2 juga udah ketebak kan. musuhnya ketangkep semua. happy ending. atau kalo sad ending ya berarti kek gitu dengan pengorbanan masing²
Lire tous les avis
Pembalasan Rita

Pembalasan Rita

"Tidak perlu, teh jahe hangat saja sudah cukup." Eshan berdiri di antara dua orang wanita dewasa itu tanpa berkata apapun. Melihat Rita meneguk teh hangat buatannya bersama dengan Eli saja. Anak itu sudah terlihat sangat puas. "Bagaimana tehnya?" tanyanya dengan raut wajah penasaran. "Enak, jahenya pas," kata Rita. "Eshan tadi yang memilihkan jahenya," ujarnya dengan kebanggaan.
7.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 242 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

POV: Axel Montevista Menghadapi ribuan karyawan atau negosiasi bisnis yang alot tidak pernah membuatku gentar, namun menghadapi Keisha yang kini sedang menangis tersedu-sedu karena sepotong ikan adalah hal paling sulit yang pernah kulakukan. Ya, singkatnya sore ini, suasana mansion yang tenang mendadak berubah menjadi medan pertempuran emosional. Keisha sedang duduk di meja makan, menatap piring berisi sushi dengan ikan matang dan telur yang baru saja diantarkan koki, seolah makanan itu adalah musuh besarnya. “Aku udah bilang, aku tidak mau ini, Axel. Aku maunya tuna mentah yang segar yang warnanya kemerahan, bukan yang sudah matang seperti ini...” ujarnya tak mau menyentuh makanannya sediki
103.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 67 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Mandul

Mandul

tenggorokan Ririn tercekat saat kedua netranya menangkap sesuatu di tangan Nisa. "Mas! ketemu, ini ATM dan buku tabungannya," ucap Nisa tanpa dosa kepada Ayus. Seketika wajah Ayus berubah sumringah saat mendapati sesuatu yang dicarinya telah berada di genggaman Nisa.
105.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 203 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Pria ini tampak lelah karena pekerjaan kasar yang dilakukannya. "Minum dulu." Karin menyodorkan es buah kepada Teguh. "Kamu beli di mana es buahnya?" "Aku buat sendiri." Teguh meneguk es buah tersebut dan menikmati buah semangka, apel dan kiwi yang terasa menyegarkan. "Kerjaan tadi lancar?" tanya Teguh. Karin mengangguk. "Seperti biasa. Kata Tuan Dewa tidak perlu lagi datang ke rumah. Dia sendiri yang nanti mendatangiku."
1075.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 2.2K fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Seorang lelaki tua membawa tas plastik di punggung sambil memegang tempurung kelapa menoleh pada Clara dan membantunya berdiri. ”Sore-sore kok di kebun, Teh. Bahaya, banyak ular.” Clara menghela napas, kali ini ia merasa sedikit lega karena bertemu manusia. ”Tetehnya tinggal di mana?” Logat Sunda begitu kental dari kakek yang Clara temui. ”Kek, boleh antarkan saya ke villa dekat air mancur? Saya tersesat, dari tadi cuma keliling di tempat yang sama terus.”
106.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 199 fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Dikontrak 365 Hari jadi Istri Presdir Dingin

Dikontrak 365 Hari jadi Istri Presdir Dingin

“Makanannya, saya pesan menu yang paling spesial di sini. Kalau minumnya yang paling best seller apa?” “Teh Asing, Pak.” “Hah? Teh Asing? Ini tehnya dari planet mana? Apa tehnya gak saling kenal atau teh import atau apa? Kok bisa asing?” “Itu teh lokal, Pak. Tepatnya es teh manis, karena sudah asing makanya sikapnya dingin walaupun kenangannya masih terasa manis.” “Waduh!” Aksa menatap Ocha yang tiba-tiba menunduk, merapatkan mulut, susah payah menahan tawa, sesekali mengusap-usap keningnya.
10100.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.6K fois en tant que teguh esha
Read
+Librairie
Dernier
1234
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status