Mainan Baru Tuan Montevista
POV: Axel Montevista
Menghadapi ribuan karyawan atau negosiasi bisnis yang alot tidak pernah membuatku gentar, namun menghadapi Keisha yang kini sedang menangis tersedu-sedu karena sepotong ikan adalah hal paling sulit yang pernah kulakukan.
Ya, singkatnya sore ini, suasana mansion yang tenang mendadak berubah menjadi medan pertempuran emosional. Keisha sedang duduk di meja makan, menatap piring berisi sushi dengan ikan matang dan telur yang baru saja diantarkan koki, seolah makanan itu adalah musuh besarnya.
“Aku udah bilang, aku tidak mau ini, Axel. Aku maunya tuna mentah yang segar yang warnanya kemerahan, bukan yang sudah matang seperti ini...” ujarnya tak mau menyentuh makanannya sediki
Chapitres populaires