Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hotel Bekas Pembunuhan
Baca
+Pustaka
JANGAN PAKSA AKU MENIKAH, AKU MASIH MUDA

JANGAN PAKSA AKU MENIKAH, AKU MASIH MUDA

“Laut mau masuk!” “Tidak bisa, Sayang. Kita hanya bisa mengelilinginya. Itu namanya tawaf.” Laut mengangguk, meskipun tidak sepenuhnya mengerti. Ia memegang erat tangan Shinta, berjalan mengelilingi Ka'bah bersama ribuan jamaah lain. Alex menggendong Bintang yang mulai rewel. “Bintang, lihat. Itu Ka'bah. Rumah Allah. Kita bersyukur karena Allah sudah memberikan kita banyak nikmat.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
Akad Tanpa Malam Pertama

Akad Tanpa Malam Pertama

Aamiin Allahumma Aamiin. SELESAI.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

“Gedung ini sudah dipantau sejak satu jam lalu.” Arga menegang. “Oleh siapa?” S menoleh ke Delia. “Orang yang sama yang mengirim pesan ke ponselmu.” Delia menggenggam map lusuh itu lebih erat. “The Chairman.” S tersenyum tipis. “Kalian belajar cepat.” Arga bangkit setengah berdiri. “Kalau kau tahu sejauh itu, kenapa membantu kami?”
579 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

Ustad Ilham melihat cahaya terang melesat dengan cepat masuk ke dalam rumah Ita. “Laillahaillallah muhammad darasulullah, santet," gumam Ustad Ilham. Ia pun terus merapalkan doa tanpa henti. Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul 'arshil 'adzim Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain Dia hanya kepada-Nya aku bertawakal. Dia adalah Tuhan atas Arsy yang perkasa."
9.27.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
Teman tapi Khilaf

Teman tapi Khilaf

“Untuk itu … sekarang terimalah kenyataan atas perbuatan salah langkah yang kamu lakukan. Kamu tidak bisa kembali atau mengubah kenyataan. Jadi, relakanlah hidupmu yang sebelumnya dengan cara menjalani hidup barumu. Ingatlah satu hal … sekalipun kamu sembunyi di balik kata khilaf, tetap saja itu tidak membenarkan kesalahanmu, yang namanya gairah terlarang hanya akan mengacaukan hidup.” Untuk pertama kalinya, Barra merasa tertampar sekeras-kerasnya. Apa ia sanggup dengan semua ini? Apa sungguh tak ada kesempatan lagi untuknya? “Supriyanto.” Barra langsung menatap sang ayah lantaran penasaran ayahnya itu memanggil siapa. “Apa ada orang lain di sini, Yah?” “Supriyanto … itu adalah namamu sekara
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
FITNAHMU ADALAH DOAMU, MAS!

FITNAHMU ADALAH DOAMU, MAS!

Tok tok tok! Ada yang mengetuk pintu. Bapak bangkit dari duduk. Berjalan menuju pintu. "Assalamualaikum!" Seseorang mengucap salam. "Waalaikumsalam," Bapak menjawab salam. "Maaf Pak, apa Bu Mayang dirawat disini?" Kudengar orang itu menanyakanku. "Betul, ada apa ya?" jawab Bapak sekaligus bertanya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

“Iyah, waktu itu ba’da maghrib kami berkumpul di rumah beliau. Nama beliau adalah Pak Ahmad Zainuri. Kami biasa memanggilnya Pak Zen. Beliau mengajari kami membaca Al Qur’an, menghafal do’a-do’a umum, dan juga menghafal surat-surat pendek. Pak Zen orangnya sangat sabar dalam menghadapi tawa canda kami, kepolosan kami, dan kenakalan kami. Beliau benar-benar guru yang bisa digugu dan ditiru. “Hingga ba’da maghrib hari itu setelah kami didampingi belajar membaca Al Qur’an, beliau meminta kami menghafal do’a. Do’a ini sangat umum diketahui, yaitu do’a untuk orang tua: Rabbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayaanii shaghiiraa. Yang secara Bahasa Indonesia terjemahannya kurang lebih sep
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
Putri yang Sesungguhnya

Putri yang Sesungguhnya

Sang pelayan merasa bersalah, dirinya menundukan kepalanya meminta maaf Gibran tersenyum, mewajarkannya “Tidak apa-apa. Tolong segera lakukan tugasmu.” Sang pelayan mengangguk, kemudian beringsut untuk memenuhi kewajibannya sebagai pelayan.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mereka berempat untuk pertama kalinya, turun kelantai dasar bersama-sama. *** Rutinitas seperti biasanya, sholat magrib berjama'ah, hafalan ngaji dan belajar. Sholat isya berjama'ah dan makan malam. Setelah rampung, acara hiburan mingguan di mulai. Ibu musrifah lantai tiga memandu acara. Membuka acara dengan membaca basmalah dan memberikan muqadimah. Acara hiburan di mulai. Penampilan pertama yaitu Tilawatil Qur'an yang akan di bacakan oleh Fatimah C.S perwakilan kamar dua ratus dua puluh lima. Bikin merinding karena benar-benar bagus suaranya. Fatimah membacakan surat Al-Zalzalah. Surat Al-zalzalah ini terdiri dari delapan ayat. Kata Al-Zalzalah yang diambil dari ayat pertama, berarti kegon
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai teks sholawat bil muhaimin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status