Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tentang Juni Lalu

Tentang Juni Lalu

“Aku ingin tenang, Ka.” Ketenangan bagi semua orang adalah obat mujarab ketika hati sulit bekerjasama memahami keadaan yang terus menyakiti. Kata tenang seolah pelukan atau bahkan kecupan selagi diri sendiri tidak paham, apa yang sebenarnya ia inginkan. Saat itu, ketika satu perempuan di sana mengungkapkan bahwa ia ingin tenang, hari itu juga segala amin akan terus mengalir, bahwa segala amin akan bekerjasama dengan semesta membaikkan perasaan yang buruk, kecewa yang menumpuk, kegagalan di pelupuk mata serta patah hati yang kata manusia adalah kehancuran yang terus menyakiti.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

tanya seorang karyawan yang duduk di belakang meja, berhiaskan plakat perak bertuliskan kasir. "Mau ketemu dengan Rara, Mbak. Bilang saja suaminya menunggu." "Oo ... Anda suaminya mbak Rara. Tapi mbaknya nggak ada di tempat, Mas ...." jawab si Mbak kasir dengan menunjukkan wajah sedikit sedih. "Sudah lama belum Mbak, perginya?" "Tunggu sebentar."
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Tiba-tiba, suara kantong plastik terjatuh ke lantai membuyarkan lamunanku. "Kenapa kamu kembali secepat ini ...." Aku tersenyum sambil menoleh. Namun, saat aku melihat pendatang itu, aku langsung terdiam. Aku melihat Stevan yang tampak panik. Sebuah kantong plastik terjatuh di lantai di depannya. Sedangkan Sheila, sahabatku, berdiri di sampingnya dengan serbasalah.
13.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 475 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

CINTA YANG DATANG TANPA ISYARAT

Bab 3: Luka yang Tak Terucap Hujan belum juga reda sejak tadi sore. Dari balik kaca mobil, Aruna memandangi rintik yang jatuh di jendela, membentuk garis-garis tipis yang memudar di sepanjang kaca. Ada keheningan yang membebani dadanya, sesuatu yang bahkan kopi panas di genggamannya tak mampu cairkan.
963 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Dia malah merasakan kedamaian yang tidak pernah dirasakannya. Keira tidak mengganggu mereka. Dia langsung berbalik dan pergi. Saat berjalan berkeliling tanpa tujuan, dia pun tanpa sadar tiba di samping kolam renang. Dia berdiri di sana dan memandang kejernihan air kolam sambil melamun. Entah sudah berapa lama waktu berlalu, terdengar suara seseorang yang familier. “Waktu lihat pemandangan seperti itu, kamu pasti sedih banget, ‘kan?”
930.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

kata Bara, “kau terlambat. Aku sudah hidup berdampingan dengan ketakutan sejak lama.” Bayangan Timur melangkah mendekat, gerakannya nyaris tak terdengar. “Bukan takut yang kucari darimu. Aku ingin tahu, dari mana datangnya ketenanganmu? Karena ketenangan sejati tidak lahir dari damai… tapi dari kehilangan.” Bara tersenyum samar. “Mungkin karena aku sudah kehilangan cukup banyak.”
1.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 37 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Penyesalan Yang Datang Terlambat

Penyesalan Yang Datang Terlambat

"Tenanglah... Jangan sampai hal itu membuatmu kehilangan kehidupan keduamu." Suara itu tiba-tiba terdengar. Ayna terdiam. Ia menoleh ke segala arah, namun tidak menemukan siapa pun. "Siapa?" tanyanya pelan. Suara itu terasa asing, namun entah mengapa memberi ketenangan. "Apa yang harus aku lakukan?" tanya Ayna lagi. "Fokuslah. Abaikan hal itu, fokus dengan apa yang kamu inginkan ke depannya," jawab suara itu lembut.
734 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Sebentuk Hati untuk Jingga

Sebentuk Hati untuk Jingga

“Aku tidak akan benar-benar menghilang. Aku hanya akan menenangkan diri.” “Berapa lama?” “Entahlah. Sampai aku benar-benar tenang.” Jingga menunduk. Dia sekuat mungkin menahan air matanya agar tidak jatuh. Namun, upayanya gagal. Air mata itu tetap saja jatuh.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 236 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

Di belakangnya, langkah pelan Sagara mendekat. “Kau tidak tidur?” tanyanya datar. Senja menoleh sedikit. “Aku hanya belum siap untuk merasa tenang.” Sagara berhenti di sampingnya, menatap langit yang sama. “Tenang itu tidak datang karena keadaan, Senja, tapi karena orang yang menemaninya.” Senja menatapnya lama, tapi tanpa bicara sepatah katapun. Sementara Sagara justru mengangkat alis sedikit, setengah senyum muncul di bibirnya.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 229 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Bahwa akan ada momen di mana semuanya rapi, semua masalah selesai, semua rasa takut hilang, lalu damai datang duduk di sampingku tanpa diminta. Aku menunggunya lama. Aku menunggunya saat hidup sibuk. Aku menunggunya saat hidup sepi. Aku menunggunya saat aku lelah. Aku menunggunya bahkan saat aku bahagia. Tapi damai tidak pernah datang seperti itu. Ia tidak muncul tiba-tiba. Tidak mengetuk pintu. Tidak memperkenalkan diri. Ia tidak pernah datang sebagai hadiah dari luar.
10997 viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang tenang tenang yang tak kunjung datang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status