Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Penjualnya bertanya apakah mereka sedang dalam acara festival; Kael hanya tertawa, berkeringat, lalu berkata mereka “artis jalanan” Kinari menyentuh kain-kain yang tergantung; tak ada satu pun berkilau aether atau ditenun dari serat abyssal—namun sentuhan ringannya membuat kain-kain itu seperti berbisik dalam bahasa baru: keperluan, bukan kemewahan. Ia memilih jaket ringan bernuansa laut pucat, rok selutut, dan sepatu yang memeluk telapak—bukan hal yang akan ia pilih, tapi malam ini Bumi meminta kompromi.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as terlonjak
Read
+Library
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

dalih Siska pelan, meskipun ia tahu Arga tidak akan percaya. Arga berhenti sejenak, lalu ia mengambil sebuah kotak kecil dari laci. Ia mengeluarkan sebuah patch hangat pereda nyeri premium, jenis yang harganya sangat mahal dan biasanya hanya tersedia di klinik olahraga luar negeri. Arga menyibakkan sedikit baju olahraga Siska, lalu menempelkan patch itu tepat di titik nyeri di pinggang Siska. Rasa hangat yang nyaman langsung meresap ke dalam kulit Siska, memberikan kelegaan yang tidak bisa ia lukiskan dengan kata kata.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as terlonjak
Read
+Library
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Perjalannya cukup panjang, dari Tanggerang menuju Cakung, Jakarta Timur. “Halo Mbak Re, perkenalkan saya omanya Davin. Nanti Mbak bantu melakukan pekerjaan rumah seperti pada umumnya, memasak, merapihkan rumah dan juga momong Davin.” Seorang wanita paruh baya memperkenalkan diri usai membayar biaya transportasi Reina kepada driver taxi online. Senyum sapa yang memberikan kesan baik, Reina merasa senang dan nyaman ketika mendapatkan keluarga muslim. Sehingga dirinya tidak sulit menyesuaikan diri.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as terlonjak
Read
+Library
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

"Coba yang lain, mungkin jaket leather warna coklat itu cocok." Lee Hyun mengangguk dia lalu mengambil item fashion yang dimaksud, lalu menyerahkannya pada Hiraya. Gadis itu memang tengah mix and match pakaian Ernest. "Sempurna! Ini cocok untuk di pakai besok. Lagi pula Ernest di undang oleh Louis Vuitton, jadi memakai item fashion dari brand tersebut sepertinya akan sangat menguntungkan." Hiraya menjelaskan sembari tersenyum puas melihat pekerjaannya dan Lee Hyun.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as terlonjak
Read
+Library
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Dasar lelaki gila! Arbian mengeluarkan dompetnya dan menatap Boram dengan wajah serius, “Aku nggak bercanda. Akang tunggu Neng sampai selesai bekerja. Kita pulang bereng.” Arbian mengeluarkan empat lembar uang seratus ribuan dari dompetnya dan meletakkannya di atas keyboard dengan boram yang masih cengok. “Nggak usah pakai kembalian.”
9.88.2K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as terlonjak
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Meremas payudara Moreau yang menggantung, memberikan sensasi nikmat tambahan. . . . Nb: Buat teman-teman yang gak ketemu bukuku di Karyakarsa, kalian bisa cari nama profilku ya (D_orion). Pilih seri: Perjanjian Terlarang dan baca postingan yang ada gambarnya saja ya. Klik ikuti untuk mendapatkan perbaruan update. Di sana bab-nya udah lumayan. Kalau di sini lama. Wkwk. Love you.
1032.3K viewsOngoingAdded to Library 968 Times as terlonjak
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Rasa takut dan ngeri kembali menyerang saat joki meliak-liukan lanting menghindari batu-batu besar yang ada di sungai. Berbanding terbalik dengan nyaliku yang semakin menciut. Mas Adry semakin tertantang menikmati alat transportasi yang memacu adrenalin itu. Ia kemudian berdiri merentangkan kedua tangannya lalu berteriak. "I love you Deviiiiiiii!"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as terlonjak
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

“Jangan bilang lo berantem sama Pak Gilang!” “Ya emang gue berantem sama si brengsek itu. Giman hasil karya gue tadi di wajahnya? Keren kan? Sampai bonyok gitu mukanya?” Felix terkekeh namun segera meringis ketika merasakan perih di wajahnya saat dia mencoba tertawa.
1060.5K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as terlonjak
Read
+Library
Kejahatan Termanis

Kejahatan Termanis

“Baik, kalau begitu. Padahal aku membawa jaket untuk menutupi noda di bajumu.” Adero bukan pria yang munafik, sungguh ia berharap wanita itu akan memanggil namanya saat ia berjalan mendekati mobilnya. Persetan dengan rasa lapar, wanita yang bahkan baru ia temui itu membuatnya sangat penasaran. Ia bukan Helena, tetapi wanita itu begitu mirip, meski sedikit. “Tuan Carlson.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as terlonjak
Read
+Library
RETAK

RETAK

kata Santia dengan lembut. Vitaloka mengangguk, menaiki tangga agar bisa sampai di kamarnya. Pintu tertutup, dia membuka jaket di tubuhnya. Sorot mata Vitaloka terpaku pada jaket tersebut, wajah sanggar, rahang kokoh, sikap dewasa, serta tegas sangat kentara. Belum lagi wajahnya tampak seperti orang blasteran. Namun, sayang cara berpakaian laki-laki itu sama seperti berandal atau preman lebih tepatnya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as terlonjak
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status