Malam Pertama Sang Istri Kontrak
Arga menekan pedal gas sekuatnya, mobil menembus kegelapan terowongan, hanya diterangi lampu redup di langit-langit yang berkelap-kelip.
Di dalam terowongan, udara lembap dan sempit. Bunyi gemuruh dari luar masih terdengar samar, tapi makin lama makin jauh. Arga menurunkan kecepatan, menatap jam tangan. “Lima menit lagi sistem pencarian mereka reset. Begitu lewat waktu itu, kita lenyap dari radar.” Darman tertawa pendek. “Kamu masih bisa ngitung detik dalam situasi kayak gini.” Arga menjawab tenang, “Selama detik masih jalan, hidup juga masih jalan.” Tapi sebelum sempat bernapas lega, suara dentuman keras terdengar dari ujung terowongan. Darman menoleh cepat. “Ledakan?! Mereka tahu jalur ini
Capítulos em Alta