Ah! Mantap, Sayang
Kali ini, tak ada lagi kilatan amarah atau sinis yang tajam, hanya tatapan datar yang justru terasa jauh lebih mengintimidasi.
“Kenapa kau terkejut begitu?” tanya Hazel tenang.
“Itu karena mulutmu benar-benar tidak bisa dikondisikan,” desis Hexa, mencoba menenangkan debaran jantungnya yang mendadak tidak beraturan. Pembahasan ini, membuat sekujur tubuhnya memanas.
Dengan perasaan tak bersalah, Hazel bertanya lagi, “Aku hanya bertanya, apa aku salah?”
Hot Chapters