Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

ucapnya dengan tercekat sebab perasaannya yang tertekan. Ryker tampak kaget. Tidak ada suaranya menanggapi. Namun, wajah itu memerah dengan rahang mengeras, terlihat dirinya sedang marah. 🍒
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

cecar Rangga. Saat ini pikiran Rangga sedang tak sinkron dengan hati. Ia terlampau kecewa sehingga tak bisa mengontrol kemarahan dalam diri. Ara gemetaran, menatap tak percaya. Ia tak menyangka jika Rangga juga memiliki sisi menyeramkan seperti ini. Matanya melotot besar. “RA! JAWAB! APA KURANGNYA AKU, HAH?!” Laki-laki itu sungguh menggila. Meneriaki Ara sambil menangis seperti itu.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

Astaghfirullah! "Sudah ya Bu, Nina mau nutup pagar, pulang gih, ibu saya lagi istirahat. Jangan digangguin! Urusan saya diterima apa enggak, bukan urusan ibu. Doakan saja supaya anak ibu itu lolos interview. Jangan ngurusin saya!" Aku berlalu dari hadapan Bu Nurma. Kulihat dari kaca spion dia mencak-mencak marah. Telunjuknya menuding kepergianku. Entah apa saja sumpah serapah yang keluar dari mulutnya. Bersambung
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Agung nyeletuk santai, “Ya tapi dia dikasih juga kan, Ngga.” Rangga langsung melotot. “Karena takut, goblok.” Agung langsung diem. Rangga menghela napas panjang, lalu memegang pelipisnya sambil memejamkan mata sebentar. “Anjing… lama-lama gue migrain kalau begini caranya.” Wira diam, memperhatikan. Seolah sedang mencoba memahami aturan dunia yang makin tidak masuk akal baginya.
10877 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Gerhana

Gerhana

Ia puas! Perlahan efek euphorianya menurun seiring dengan turunnya adrenalinnya. Ketakutan pasca keberanian heroiknya telah kembali ke titik nol. Ia mengalami ketakutan pasca trauma. Ia mulai gemetar dan sesak napas. Kedua tangannya berkeringat dan tidak bisa berhenti gemetar. Perutnya mual. Detak jantungnya meningkat seiring dengan perasaan ingin muntah. Tubuhnya bergoyang tidak terkendali di atas kursi dan jatuh terjungkal sebelum ditangkap dengan sigap oleh Jaka. Tangguh yang tengah menerima sabuk kemenangan, refleks melompat turun dari arena saat melihat Gerhana jatuh dalam pelukan Jaka. Ia Menerjang ke barisan penonton dan merebut Gerhana dari pelukan Jaka. Dalam ketakutannya ia terus m
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 754 kali sebagai terperangah
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
diyah dhee
Cerita ga pernah gagal, selalu bikin candu. Ga trlalu banyak bab, jd ga bertele2. Cuman yg bikin penasaran urutan bacanya dr mana ya? Kadang bingung sama tokoh2nya. Nyambung smua, atau aku yg lemot ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Tersesat

Tersesat

Darah tiba-tiba mengucur dari kedua garis itu. "Mbak, sedang kembali menyambung kabel getih?! akhirnya mbak menyadari betapa berbahayanya tanah negeri yang sedang kita pijak." ucap Najwa lirih. Tubuh mereka berdua gemetaran, tampak menahan sakit. Keringat dingin keluar dari tubuh keduanya, bahkan kini matanya mulai berair. Sesa'at kemudian Najwa tersenyum lega. Ada binar bahagia di raut wajahnya. Bola matanya berbinar indah. Bersama dengan itu, Nay membuka matanya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
TERPERANGKAP OLEHMU

TERPERANGKAP OLEHMU

Satu kecupan kasar bahkan mendarat di bibir mungilnya membuat perempuan itu menggeleng-geleng panik. "J-jangan ... jangan!" Alea memberontak begitu Ares lagi-lagi berusaha mengecupi wajahnya. PLAK! Ares yang geram kontan melayangkan tamparan di pipi putih pucat itu. Membuat Alea terpejam sambil memegangi pipi kirinya yang berdenyut perih. Tubuh perempuan dalam kungkungan Ares tersebut perlahan gemetar hebat karena terkejut juga takut yang menyergap.
743 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Tepat ketika semua orang berspekulasi tentang siapa yang berani menyerang Teknik Dewa Perang mereka, sebuah teriakan dingin tiba-tiba terdengar dari kehampaan di atas.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

kata Nayra terbata-bata. Suaranya mencicit kecil, nyaris tenggelam oleh suara detak jantungnya sendiri yang berdegup kencang bagai tabuh genderang perang. Arga mengembuskan napas pendek, lalu mengusap tengkuknya dengan tangan yang tidak diperban. Ada gurat penyesalan yang samar di wajah tampannya yang penuh lebam. "Maaf ya, kalau tindakan spontanku tadi sudah membuat kamu terkejut dan tidak nyaman.’’
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status