Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

jelasku panjang lebar, sengaja ku tekankan kata MENUMPANG. Kembali mereka terkejut, ada yang melongo ada yang memegang dahi ada yang meremas rambut, ada yang geleng geleng kepala, ada yang ngejedotin kepala di tembok, ada yang disko, ada yang tepar, ada yang pingsan, ada yang ayan, ehh gak kok cuma becanda hehe sikap mereka masih normal layaknya orang terkejut biasa kok hohohoho.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Agnis menghela napas panjang kemudian menyandarkan punggung pada sandaran kursi, “Aku bingung dengan perasaanku sendiri. Aku takut, marah, kesal tapi juga khawatir.” “Semua perasaan itu valid,” ragu tapi dia merasa tidak ada salahnya mengucapkan itu, “Perasaan kamu campur aduk karena kejadian tadi memang mengerikan, tidak terduga dan…” Dia mengendikkan bahu, “Intinya buat kamu emosi. Jadi semua perasaan itu nggak ada yang aneh.” Perlahan wajah pias Agnia mulai berwarna. Masih jauh dari kata segar tetapi itu cukup melegakan hati Narendra, “Enakan?”
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47.7K kali sebagai terperangah
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Iana Marco
Thooor... Extra part, please?! ... Baca sampai ending sambil nyari² adegan hukuman buat Reizi. Leon yg colak-colek aj dapat hukuman, masa Reizi yg berbuat lebih parah ngga ... Trus kan ada disebutin tuh waktu Calya ngobrol sama Narendra, Calya sendiri yg mau hukum Reizi. Pasti seru tuh .........
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Gadis Kesayangan Kapten Posesif

Gadis Kesayangan Kapten Posesif

Ada rasa tidak percaya yang mendalam, tapi di saat yang sama, ada debaran manis yang membuat perutnya terasa mulas. Tegang, malu, dan bingung bercampur menjadi satu. Rea membenamkan wajahnya di antara kedua lututnya, mencoba meredam teriakan batinnya. "Arlo gila! Kenapa dia bersikap seolah nggak terjadi apa-apa setelah bikin jantung orang mau copot!"
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

CTARR… . “AARRGGHHH…” Tersentak, Airlangga terbangun berteriak kaget. Punggungnya perih sekali. Tubuhnya melengkung ke depan menghindari sengatan perih yang mendadak datang membangunkannya. Tangannya yang terentang tersentak mengejang mengepal. Kakinya mendadak tegap menjejak bumi. Tapi setelahnya semua kembali melunglai.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

HUOEK! ====================== [1] Apa kau sudah gila? [2] Apa? (sejenis ungkapan hah? Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia) [3] Benar [4] Aargh dia benar-benar gila [5] setuju [6] Jangan lupa sama taruhan kita ya sayang
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

teriak Maura histeris. Maura tahu dengan pasti apa yang ingin Rangga katakan. Jantungnya berdetak kencang karena marah, kepalanya berdenyut siap meledak. Sejurus kemudian, Maura merasa kedua kakinya lemas dan pandangannya kabur. ‘Oh, tidak. Jangan sekarang!’ ****
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Aku menyusuri tangan itu dan melihat Rendra di usia tujuh belas berdiri di hadapanku. Perutnya masih dibalut perban, tetapi matanya memerah. Dia menatap Rendra di usia tiga puluh dengan tatapan marah, terkejut, dan kaget sampai akhirnya berubah menjadi putus asa. Tangan kanannya menggenggam bilah pisau yang tajam dengan erat. Darah segar mengalir dari telapak tangannya, menetes ke mataku, lalu menyebar menjadi bunga poppy yang mekar.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Kehangatan Yang Datang Terlambat

Kehangatan Yang Datang Terlambat

Jemarinya mencengkeram sofa kulit hingga meninggalkan lima bekas goresan putih. Tiba-tiba dia mendongak, mengeluarkan teriakan yang sangat menyakitkan. Tapi, tiba-tiba berhenti, seluruh tubuhnya jatuh ke belakang dan langsung pingsan. Hendra buru-buru menangkap putranya, hatinya terasa seperti disayat pisau.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

“Aku kira kamu ngajak naik bus lagi Nu.” Mengingat pengalaman tak menyenangkan itu tiba-tiba membuat Sendanu mual. Tak akan dia mengulang kedua kalinya. “Oh ya Nu, kalau boleh tau, kenapa kamu marah ke Danang?” “Terserah gue mau marah sama siapa aja.” “Aku mau tau Nu, kenapa kamu marah ke Danang tadi?” “Karena lo.” Langkah Nana tiba-tiba berhenti. “Kenapa sama aku?’
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
TERPERANGKAP HASRAT MAFIA KEJAM

TERPERANGKAP HASRAT MAFIA KEJAM

Arsana merasakan rasa sakit yang menusuk di lututnya yang membentur lantai dengan keras, membuatnya meringis kesakitan. Dengan mata berkaca-kaca, Arsana melihat Zayver mendekatinya dengan langkah-langkah yang berat. Kemarahan yang terpancar dari wajah Zayver membuatnya terlihat menyeramkan, menambah ketakutan dalam hati Arsana. “Akhh… Sakit!” Arsana meringis kesakitan sambil memegang rambutnya yang dijambak kasar oleh Zayver, rasa sakit yang menusuk.
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai terperangah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status