Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

Suara tak mengenakkan terus terdengar. Mulut Jessie terbuka lebar. Kakek tua berjalan ke arahnya. Gerakan terpatah-patah. Sulur yang menjulur keluar dari mulutnya membuka. Seperti kelopak bunga yang sudah waktunya berbunga. Gigi tajam siap mencaplok Jess – “Arrgghh….!” Tak ada yang bisa dilakukan Jessie. Kedua tangannya terangkat ke atas mencoba melindungi kepalanya agar tak copot.
1021.5K viewsOngoingAdded to Library 710 Times as tersungging
Read
+Library
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.8K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as tersungging
Read
+Library
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Dia bergerak ke atas dan ke bawah, menelan tongkat joni agung, itu dengan lembut menggosok kuncup bunganya sendiri, membawa ekspresi mabuk di atas wajahnya. Ini membuat Tang Hu semakin bersemangat, membuatnya ingin memukulnya lebih keras. Tang Hu membalikkan tubuh Murong An, membuat punggungnya menempel di dadanya, tangannya terentang ke depan, dengan lembut mencubit ujung payudara miliknya yang keluar dan tegak.
9.1147.9K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as tersungging
Read
+Library
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

Sekujur tubuhnya terasa meremang setelah bisikan hangat itu. Hingga terasa bibir Dimas mulai menyentuh tengkuknya. Mengecup kecil tapi cukup besar reaksi pada tubuhnya. Dinda bingung apa yang harus dia lakukan mendadak menjadi aneh dan bodoh. Sepertinya tidak lagi bisa berpikir jernih. Hingga saat itu untuk sejenak saja Dinda memejamkan matanya karena kini Dimas mulai menghisap tengkuknya seakan tidak ingin melepaskan.
10115.1K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as tersungging
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Dengan begitu, hawa panasnya yang membalik ingin menyergap sekujur tubuh itu menjadi padam karena keluarnya hawa dingin itu. Syorrrb...! Asap mengepul bagaikan panas masuk ke air dingin. Pada saat itu, Baraka kirimkan pukulan jarinya dengan menyentil pelan tanpa kelihatan. Tess...! Duuhg...! Jurus 'Jari Guntur' lepaskan tenaga sebesar tendangan kuda, dan tepat kenai pinggang Dungu Dipo. Akibatnya Dungu Dipo pun terpekik sambii terpelanting jatuh ke kanan, terkapar di dekat kaki Marjan.
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as tersungging
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Oh, apakah memang selalu terlihat jelek selama ini? Menundukkan kepala, mengangkat tangan kanan yang sedikit gemetar ke arah kepala yang terasa berdenyut-denyut. Pelan, kupijat pangkal hidung dengan sedikit memberi penekanan pada setiap ujung jari. Sedang tangan kiri, untuk menyangga tubuh yang tak kuasa berdiri. Mencengkeram erat ujung meja agar tak jatuh.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 183 Times as tersungging
Read
+Library
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Ternyata di sana ada taringnya, panjang pula. Tak pelak lagi, napas Wendra mendesah panjang. Kedua bola matanya terpelotot tajam. Mulut ternganga bulat. Lidah Wendra mencibir keluar. Wajahnya menjorok ke depan. Sesaat Wendra tampak bego mirip orang sakit ayan. Jantung Wendra mencak-mencak. Sontak dia berteriak. “Baaah! Set... set... setaaaaaaaaaan...! Setaaaaaaaaaan...! Lihat itu ada setan...!” teriak Wendra terbata-bata. Suaranya melengking tinggi hingga membahana ke angkasa sana.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as tersungging
Read
+Library
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

tanya Ice sambil melirik ke arah leher Al. Al kaget bukan main. Dia lupa untuk menutup kiss mark yang dibuat oleh Rexi. "Oh shit! Kenapa bisa gue lupa!" pekik Al di dalam hati. "Ck! Ini cuma cacar doang," jawab Al penuh alasan sambil menutup lehernya. "Tapi, itu mirip cupang," kata Ice. "..." "Lo sama Rexi enggak-" "Gila lo!" potong Al sebelum Ice menyelesaikan ucapannya.
9.77.7K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as tersungging
Read
+Library
Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Pupil pria itu menyempit, memanjang seperti garis tipis di tengah iris gelapnya. Tubuhnya menegang. Otot-otot di leher dan rahangnya bergerak jelas di bawah kulit yang basah. Kukunya tampak menekan tanah, dan dalam detik berikutnya, ujungnya memanjang, mencakar lumpur. Geraman rendah keluar dari tenggorokannya. Bukan sekadar kesakitan. Lebih seperti binatang yang berusaha keluar dari dalam tubuh manusia.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as tersungging
Read
+Library
Istri Idaman Tuan Ares

Istri Idaman Tuan Ares

Anggun hanya dia dan sedikit meneleng kepala dengan wajah berkerut ngeri. Saat susah benar-benar berada di hadapan Anggun, Ares menundukkan kepala—mendekatkan bibir ke arah telinga Anggun—kemudian menyapu area tersebut dengan embusan dari mulut. “Sudah aku katakan, jangan memancingku dengan cara menggigit bibirmu.” Suara desisan itu terasa menusuk—menggelitik—membuat Anggun mengatupkan pundak semakin menelengkan kepala.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 605 Times as tersungging
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status