Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Burung Suamiku Menghilang

Burung Suamiku Menghilang

Wanita misterius itu tampak tak menghiraukan ucapan polisi, ia malah berniat mendekati Mas Parto. "Burungmu tadi cantik tapi berisik, makanya aku bereskan," ucapnya sambil menyeringai. Lalu tiba-tiba ia tertawa cekikikan hingga membuat bulu kudukku meremang, karena suara tawanya sama persis dengan Kuntilanak. Rupanya Kuntilanak yang pernah menakut-nakutiku adalah dia.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

lanjut Clara sambil tertawa. Tia ikut tertawa garing. Kedua temannya ini tidak tahu saja, kalau sesungguhnya apa yang mereka berdua tertawakan itu sungguh terjadi dalam keluarganya. Bel berbunyi beberapa menit kemudian. Ujian hari kedua pun dimulai. Tia segera larut dalam keseriusan mengerjakan soal-soal ujian. Pokoknya ia harus lulus dengan nilai terbaik.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Wuaaaaahhhh!!!!!” Rannie berteriak kaget dan ketakutan karena gambar tiba-tiba nampilin gambar close up wajah kuntilanak dengan suara horror yang dolby stereo. Gilanya, Panji malah ketawa ngakak ngelihat ketakutan Rannie. Menurutnya itu pemandangan yang lucu banget.
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Kak Teddy, Kakak sudah pergi begitu lama, kenapa kamu masih tidak bisa melupakannya? Tsunami itu bukan sesuatu yang bisa diprediksi oleh Yolanda!" "Jangan bicara lagi! Bawa benda busuk ini keluar dari sini!" Ayah langsung naik ke lantai dua tanpa menoleh ke belakang. Kiara berdiri tidak jauh, tampak tersenyum kecil, lalu meninggalkan tempat itu. Tante Sandra menghapus air matanya, lalu kembali ke sisi tubuhku dan berkata dengan suara pelan. "Yolanda, Tante akan membawamu pergi!"
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Kemudian, dia seperti terpikir sesuatu dan menatapku dengan ekspresi rumit. Beberapa saat kemudian, dia menelepon sekretarisnya. Wajahnya berubah cerah. "Kamu sebaiknya lihat ini dulu." Itu adalah berita trending hari ini. Seorang pria berpakaian compang-camping berlutut di depan rumah Keluarga Jusman dengan papan bertuliskan "Karen tidak punya etika profesional, licik, dan menindas yang lemah. Tolong beri keadilan".
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Santet Pengantin

Santet Pengantin

Kikikannya pecah menggelegar, menggema memekakkan telinga, membuat merinding siapa pun yang mendengar tawa kuntilanak merah itu. Kirana begitu gembira membayangkan bahwa dirinya nanti akan mendapatkan banyak tumbal segar dari Kania. "Biarlah kali ini aku mengalah, meminum darah binatang pun tak mengapa untuk sementara waktu, karena sebentar lagi aku akan kembali merasakan segarnya darah dan enaknya daging makhluk-makhluk kecil yang ditumbalkan oleh Kania maupun oleh orang-orang yang meminta tolong padanya. Bersabarlah Kirana, semua akan berakhir tidak lama lagi. Hihihihi." Kembali terdengar suara kuntilanak merah itu mengikik keras di keheningan malam, meningkahi suara gemerisik daun-daun pu
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

tepatnya di bawah ranjang yang di tidurin oleh Wina. Saat kedua kuntilanak akan merangkak keluar, Anton mulai bersenandung doa yang ia jadikan sebagai lagu. karena ia melihat jam tangannya yang sebentar lagi akan sholat pagi. kedua kuntilanak perlahan-lahan menyingkir sedikit demi sedikit menjauh. lalu menghilang tanpa bekas. "Apa kita sebaiknya batalkan saja KKN ini?" gumam Anton pelan.
9.8323.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai tertawanya kuntilanak
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Baca Semua Ulasan
Tersesat

Tersesat

Sekaligus sebagai penghilang kantuk. Hingga lewat tengah malam, tidak terjadi apa-apa. Namun tiba-tiba Zimat menyuruh Safawi menyiapkan beras dan kunyit yang diparut. Ia tampak panik dan meminta Safawi melakukannya dengan cepat.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

“Ih, Om keringetan!” Bima mengabaikan protes Tasya dan menyerang gadis kecil yang berusaha kabur itu dengan keringatnya, membuat Dinda tertawa melihat tingkah mereka. Untuk pertama kalinya sejak berita kematian sang ayah, Dinda tertawa lepas. Dia begitu cantik saat tertawa seperti itu. Diam-diam Bima memperhatikan Dinda yang terlihat bahagia, tanpa menyadari ternyata begitu besar efek yang ditimbulkan gadis itu padanya.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka tertawa geli. "Sejak kemarin sudah kuselipkan, sebelum kau menghantam tenggorokan Bandot Tembang." Pendekar Kera Sakti tertawa bagai orang menggumam. "Nakal kau...!" Ia menjentik lirih ujung hidung Intan Selaksa. Intan Selaksa tertawa renyah. "Maafkan aku. Aku panik kala itu!"
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status