Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

“Oke, Mas! Hasilnya bisa ditunggu, ya!” “Oke, Om! Thank you!” Kami baru saja selesai foto ketika sebuah deheman terdengar. Rupanya ada tiga orang yang sudah berdiri tak jauh dariku, Adrian, Genta dan Garda. Wajah Genta yang terlihat jauh lebih tua dari usianya tampak tak ada senyuman, begitupun Garda. Adrian pun memasang muka yang sama. “Eh, sorry … kelamaan ya minjemnya?” Gilang tampak tak enak hati ketika melihat adikku dan dua temannya memasang wajah tak ramah.
1095.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Tetangga Masa Gitu

Tetangga Masa Gitu

tanya Intan yang membuat Faisal menatap kearahnya. “Luna udah kaya Nuri, ma.” Faisal menjawab hal yang sama dengan Luna tadi. Faisal memilih keluar dari rumah Luna dan Raka menuju rumahnya, masuk kedalam kamar dengan hembusan napas panjang. Seharian sudah sangat lelah dan saat pulang masih harus menghadapi masalah yang sama, masalah dimana sudah dibahas semalam dan para orang tua tahu jawabannya. Semua karena mulut tetangga yang mendengar suara kedua wanita kesayangannya, memilih membersihkan badannya sebelum berbaring menikmati waktu yang tersisa.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

Sambil terus menyuapkan bubur kacang buatanku. "Ohhh, gitu. Emang siapa yang ngisi rumah sebelah?" "Perempuan sama anak bayinya. Namanya Yolanda, sama anaknya namanya Arsenio." "UHUUKKKK!!" Mas Adrian tiba-tiba terbatuk. Saat aku menyebutkan tetangga baru kami. ***** Ikuti ceritanya yuk kak😁
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
JADI TETANGGA MANTAN

JADI TETANGGA MANTAN

Tidak peduli berapa pasang mata tetangga kontrakan yang sedang ngobrol di teras memperhatikan kami, aku menyambut pelukan mereka. "Rasyid mana?" "Enggak ikut Tan, dia nginep di rumah temannya!" Duh Ranti, kenapa kebiasaannya belum berubah? Apa susah ya manggil Tante? "Kalian sampai kapan di sini?" Kupegang dagu si bungsu yang manis itu. "Tadi, sebelum Papi jemput Tante Jani!" "Ayo masuk!" Bisa aku lihat para tetangga memerhatikan kami.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Tetangga Penggoda

Tetangga Penggoda

tanya Mas Adrian sembari menatapku aneh karena masih terbahak-bahak. "Lucu, lah, Mas! Baru tadi aku bilang kapan-kapan kita ciuman di depan dia. Eh, dia udah gercep duluan," ucapku masih sambil terpingkal-pingkal. "Benar juga, ya?" Mas Adrian pun akhirnya ikut tertawa. Kadang punya tetangga seperti Siska bisa jadi hiburan gratis juga. Status berikutnya aku lihat lagi. Dia mengunggah foto selfi dengan caption, [Akan kuterjang semua penghalang sampai kita tak lagi terhalang.]
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

BUGH! Suara kepalan tangan yang menghantam tulang rahang dan tulang pipi terdengar sangat mengerikan. Vico kembali tersungkur ke lantai, sama sekali tidak berdaya menghadapi serangan brutal yang didorong oleh amarah cemburu buta tersebut. Dimas tidak berhenti di situ. Ia menendang perut Vico dengan sepatu pantofel mahalnya, membuat pria itu terbatuk dan memuntahkan darah ke lantai kantin. Dimas benar-benar bertingkah seperti orang kesetanan. Tatapan matanya kosong dari rasa kemanusiaan, hanya ada insting predator buas yang ingin menghancurkan mangsanya sampai mati.
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

"Mas Saga dan kakaknya begitu rukun ya, Mas. Bisa menepikan segala permasalahan di masa lalu." "Tentunya mereka telah sukses melalui sesuatu yang terberat hingga bisa sampai ke tahap ini. Apapun yang terjadi mereka tetap kakak adik." Gama mengecup pipi istrinya. Menikmati kemesraan sejenak sebelum Dea bangkit untuk mandi. Sedangkan Gama sudah mandi sejak tadi. ***L***
10140.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai tetangga masa gitu cast
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
nana
kisah ttg orang² yg berjiwa besar . bagaimanapun memaafkan itu leh indah drpd mendendam.. sangat menginspirasi dlm menyikapi mslh dlm rumahtangga.. salut dgn nadia yg begitu penuh perhitungan dlm menyikapi suaminy yg melakukan kesalahan
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
Baca Semua Ulasan
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

TAK! Semangkok jumbo mi kuah bertabur bon cabe level lima puluh baru saja didaratkan dengan penuh emosional oleh karyawati terbaik sekaligus mantan santriwati Pondok Pesantren Tebu Ireng, Putri Kaniraras (Raras). Gadis berpashmina itu menyendok makan siangnya sambil menatap serius ke arah Rimbu yang masih saja sibuk bercermin. "Lu abis ngapain sama Babang Roti Sobek?
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Tetangga Culunku Ternyata Big Boss

Tetangga Culunku Ternyata Big Boss

"Udah dong." "Itu siapa?" Kini laki-laki di sebelahnya yang bertanya. "Oh iya, ini Joko. Tetangga baru aku. Dia datang dari kampung buat merantau di sini. Terus, Jok, mereka ini temen aku. Dia namanya Sisil, kalau yang ini Arga." Pria bernama Arga itu memutar bola matanya malas. "Ck! Ya udah! Ayo, kita berangkat."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Tangannya juga tertanc4p j4rum kecil dengan selang yang terhubung pada plastik bening berisi cairan. “Bu … Bu Ines. Ibu udah sadar?” tanya seseorang dari samping kanan Bu Ines. Ibunda Lingga itu mengalihkan pandangannya ke sumber suara. Terlihat dua wanita berdiri di samping kanannya dengan wajah yang tegang. Iya. Bu Ines mengenali dua sosok itu. Mereka adalah Tyas dan Tarni, tetangga di sebelah kontrakan Bu Ines. “Dimana saya, Tar?” tanya Bu Ines pada salah satu diantara mereka.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tetangga masa gitu cast
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status