Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Penyembuh Luka

Lelaki Penyembuh Luka

Dareen mengambil kesempatan ketika kedua orang tua itu berjalan di depan dan mengambil tangan Elijah untuk menghiburnya. Telapak tangan Elijah telah banyak berkeringat, ini membuat sudut mulut Dareen memunculkan senyuman yang tidak bisa dijelaskan. Di perhentian kedua, mereka pergi ke Pantai Blue Island di mana airnya sangat biru dan jernih. Matahari bersinar di sepanjang pantai sepanjang tahun. Pasirnya berwarna putih dan airnya biru, jernih sangat memesona, karena itu, ia dinamakan Blue Island.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 649 Times as the blue
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

tanya Anggia dengan nada yang ceria. Biru hanya memberikan tatapan sekilas yang dingin kepada Anggia, tidak memiliki keinginan untuk berbasa-basi atau bahkan berdekatan dengan siapa pun, terutama dengan gadis seperti Anggia yang dia tahu selalu berusaha mendapatkan perhatiannya. "Gue ambilin minuman dingin ya," tawar Anggia dengan semangat, berharap bisa sedikit mencairkan suasana.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as the blue
Read
+Library
Once in A Blue Moon

Once in A Blue Moon

Bella bersiap menghadiri makan malam keluarga hari ini. Ia memakai gaun yang terbaik yang ada di lemari. Walaupun begitu, gaun berwarna biru itu terlihat cukup sederhana untuk seorang putri Duke Gracia. Gaun itu berkerah lebar dengan panjang tiga per empat lutut. Bella tetap terlihat cantik. "Nona terlihat sangat cantik..." ujar Lora tersenyum lebar, "untuk rambutnya.."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as the blue
Read
+Library
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Berniat menerbitkan sebuah unggahan yang mencerminkan suasana hatinta saar ini. Blue. Kata dalam bahasa internasional yang miliki arti selain biru dan cabul. Sedih. Dengan mulut terisi penuh, Fanala mengecek status-status milik pengisi buku teleponnya sekedar untuk menunggu statusnya dilihat orang.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as the blue
Read
+Library
Tamming The Jerk Billionare

Tamming The Jerk Billionare

gumam Adley menatap langit-langit apartemennya. Langsung terbangun, Adley menuju ruang tamu apartemennya dan membuka kembali dokumen yang Ignacio berikan padanya. Netra coklat elang Adley tak hanya sekali dua kali membaca dokumen itu, namun berkali-kali ia coba mencerna tiap pasal dan pernyataan yang ada dalam dokumen tersebut. "Ini dia!" dengan ekspresi senang dan segaris senyum tipis di bibir merah alaminya, Adley segera bergegas pergi meninggalkan apartemennya dan melajukan kendaraannya menuju tengah kota London yang ramai dengan gemerlap kehidupan malamnya. "Maaf, Lyn. Tapi untuk saat ini, aku lebih percaya pada kemampuanku!" ucap Adley meyakinkan dirinya. Sebuah bangunan di pinggiran ko
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 491 Times as the blue
Show Reviews (213)
Read
+Library
Goresanpena
Sumpah bagus banget ini cerita, wajib masuk rak. Penasaran sumpah, dari sinopnya udah menggambarkan sebagus apa ceritanya. Buat author semangat terus ya... cerita kamu emang gak pernah mengecewakan🥰😘
Buah_Kaktus
Keren ceritanya ttg interpol... tak disangka gadis cantik yang berprofesi sbg model juga mjd salah satu anggota interpol.. anak seorang CEO dibidang pembuatan senjata, wow keren ceritanya... semangat Thor...
Read All Reviews
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Pertanyaannya benar-benar bodoh. "Se-sak. Da-da gue ju-ga sa-kit banget," keluh Devan tanpa malu. Ia tidak tahan. Kenapa Tuhan tak memanggilnya saja daripada harus tersiksa terus menerus? "Ki-kita ke rumah sakit, ya." Sebelum Devan sempat menjawab. Sebuah suara terdengar dan berhasil mengubah seketika atmosfer kamar dengan nuansa biru langit itu. Warna yang selalu menjadi warna kesukaan tuannya. "Apa yang kamu lakukan sama cucuku?"
104.3K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as the blue
Read
+Library
The Blue Blood

The Blue Blood

Ken tampak menghela nafas panjang, "Coba pakai yang ini!" Elsa menghela nafas panjang, ia mengambil gaun warna biru tua itu dari tangan Ken, lalu kembali masuk ke kamar pas. Sementara Ken menggelengkan kepalanya perlahan, ia mengusap wajahnya dengan kedua tangan. Keringat tampak membasahi dahi Ken, membuat ia menghela nafas panjang. "Jangan Ken! Jangan!" desisnya lirih, "Tahan, kamu harus tahan!"
9.8162.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as the blue
Show Reviews (62)
Read
+Library
Langit
sedih bener padahal tinggal nunggu season 2 aja malah hp rusak sekarang dah ada tapi harus ngulang dari awal padahal dah login pakek akun lama tetep harus dari awal.sedih banget padahalkan yang blue blood sama my cold doctor udah sampe selesai bacanya
Ratni Devi Oktavia
pokoknya prioritas utk dibaca. bonus dipake semua buat buka bab baru. ini karya ke 3 yg sy baca. salut utk author yg bikin kita ngerti byk ttg sekolah kedokteran. edukasi jg buat kita yg pengen anaknya di masa depan jadi dokter. semangat trs berkarya y mbak...
Read All Reviews
Black Light

Black Light

Rue tercengang kaget matanya terbelalak melihat sang pencabut nyawa yang kemarin atau mungkin beberapa saat lalu memperkenalkan dirinya itu berada di kelasnya. "Perkenalkan nama saya Shin Lyl, kalian bisa memanggilku Lyl. Saya dari Maravillia, mohon bantuannya untuk beberapa semester kedepan." Lyl memperkenalkan dirinya. "Duduklah di bangku belakang dekat Rue." kata pak Clarey menunjuk ke arah Rue. "Baik pak." Jawab Lyl. Dia berjalan ke bangku yang ditunjuk pak Clarey.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as the blue
Read
+Library
Under The Blue Light

Under The Blue Light

Barter yang menjijikan, tapi aku harus mencobanya. Dengan kuota yang terbatas, aku mempertimbangkan beberapa situs yang mirip dengan apa yang gadis-gadis itu pernah bicarakan. Aku harus menahan malu dan risih saat potongan-potongan adegan tak senonoh tertampang bebas di hadapanku. Kemudian kutemukan satu situs yang sepertinya cukup layak untuk kucoba. bluelight.co.id milik Blue Light Entertaiment.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as the blue
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10664 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as the blue
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status