Imperfect Partner
Sonya mengajak Damar menuju ruang keluarga agar mereka bisa duduk sambil mengobrol santai, setelah ia selesai menyeduh kopi.
“Perempuan?” tanya Damar menyelidik.
“Silakan diminum,” Sonya mempersilakan setelah mereka menduduki sofa di ruang keluarga. “Laki-laki, namanya Fabian,” jawabnya jujur. Ia tidak ingin menutupi apa pun dari Damar, terutama orang-orang yang ada di sekitarnya. Baik laki-laki atau perempuan. “Kamu tidak usah mencemburuinya, karena aku bukan tipe wanitanya dan begitu juga sebaliknya,” ia memberi penegasan ketika Damar menatapnya penuh keingintahuan.
Bab Populer