Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Shana berniat membeli minuman di luar kantor sebelum salah seorang resepsionis mencegahnya. "Mbak, ada kiriman lagi nih," ungkap Nia resepsionis EL santai. Keduanya sering bertukar sapa kala berpapasan. Dan belakangan ini mereka sering mengobrol karena paket yang sering diterima Shana mendarat ke Nia terlebih dahulu. "Makasih, Nia." "Duh, kirimannya datang terus nih tiap hari. Mana baunya harum banget lagi. Mbak lagi pedekate ya?" goda Nia menatap staff senior di kantornya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Marriage Partner

Marriage Partner

Juga memberi Aluna hukuman kalau perlu. Ck. Merepotkan sekali! "P-pak Gevan?" seorang office girl yang baru saja keluar dari toilet wanita terlihat kaget, saat hampir betubrukan dengan tubuh pria yang menjulang kokoh di depan pintu. Segera saja ia menundukkan kepalanya penuh hormat kepada CEO-nya. "Apa ada Aluna di dalam?" tanya Gevan dengan wajah datar dan satu jari telunjuknya yang menunjuk ke arah pintu.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Suamiku Bukan Anak Pembantu Biasa

Suamiku Bukan Anak Pembantu Biasa

"Aku senang bisa ketemu kamu di sini. Kamu berubah banyak ya. Oh ya, boleh aku minta nomor ponselmu?" Noah pun mengambil ponsel Naura kemudian mengetik nomor ponselnya di sana. "Bukannya kamu dan Diana ada acara kemarin. Aku dengar kalian mau reuni?" "Ah, iya, tapi nggak jadi. Aku harus mengurus bisnis orang tuaku. Bye the way kamu kerja di mana?" "Aku bekerja di perusahaan Subagja Grup." "Wah, keren. Bukannya itu perusahaan besar, jarang loh ada yang bisa masuk ke perusahaan itu. Bagian apa?" Mata Elina membulat dia senang karena perusahaannya di akui khalayak.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Istri Sewaan CEO Duda

Istri Sewaan CEO Duda

"Maksudmu? Ah, kamu tenang saja siapa tau kita bisa bekerja sama. Aku dengar kamu bekerja di perusahaan furniture terbesar di Surabaya." "Oh." Naura memaksakan diri untuk tertawa padahal dia begitu malu karena sudah berpikir yang bukan-bukan. "Ini kartu namaku, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik." "Hm, terima kasih. Oh ya, kalau aku menghubungimu nggak akan ada yang marah kan?" "Marah? Ah, tenang saja nggak akan ada yang marah." Keduanya tertawa bersama.
1024.2K viewsCompletedAdded to Library 629 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

tanya Dede yang sudah kegeeran saat Nun kembali dengan sebungkus ketoprak yang masih utuh tanpa pemilik setelah beredar ke semua kubikel. “Buat ....” Belum sempat menjawab, sebuah panggilan menyela. “Nun, tolong ke ruangan saya sekarang juga!” Itu suara Kafka, pemilik perusahaan sekaligus bos di kantor tempat Nun kerja. Suaranya berasal dari daun pintu ruang khusus yang ditempatinya di bagian pojok kantor. Wajah Dede berubah tegang. “Teh Nun dipanggil Pak Kafka. Mau diapain tuh kira-kira?”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Atasan Kakakku Jadi Suamiku?!

Atasan Kakakku Jadi Suamiku?!

Sampai beberapa saat setelah menikmati setiap pemandangan yang ada, Naira pun tersadar dan membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Namu. "Ini ruang tidur? milik siapa?" tanya Naira penasaran. "Milik Tuan Nathan," jawab Namu datar. Naira mengernyit. "Ada ya ruang seperti ini di sebuah perusahaan?" Seketika Namu menatap Naira dengan serius. "Ini perusahaan milik Tuan Nathan, jadi terserah beliau akan dibuat seperti apa. Termasuk ruangan ini." Namu pun mengalihkan pandangannya usai berkata demikian.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Bukan Pewaris Biasa

Bukan Pewaris Biasa

Hanya duduk diam sambil menenggak minumannya yang tersisa. Setelah merapikan semua dokumen itu, Nina segera menyerahkan semuanya ke Juna. Tak lama kemudian ia pun pamit ke semuanya. Ia meninggalkan seluruh keluarga Kartanegara di ruangan itu. Masih di lobi apartemen, Nina mendapatkan panggilan masuk. "Halo?" ["Lun, apa kamu sudah mengunjungi makam Bapak?"]
1056.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as the nuna at out office
Read
+Library
Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

“Saya harus kembali ke kantor sekarang.” Dwina melirik jam tangannya dan tampak sedikit terkejut. “Wah, sudah hampir sejam ya kita ngobrol.” Yuna tersenyum canggung. “Iya, Tan. Maaf.” “Kalau begitu jangan ditahan lagi,” Dwina mengangguk mengerti, lalu menoleh ke putranya. “Darren, antar Yuna balik ke firma.” Darren ikut bangkit dari kursi tanpa banyak bicara.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Cintai Aku Dengan Tulus, Pak CEO!

Cintai Aku Dengan Tulus, Pak CEO!

"Nara?" panggil Gina. Perempuan yang dipanggil Nara itu kaget. Dia tersenyum cukup sambil menatap sekretaris pribadi CEO itu dengan gugup. "Apa yang kau lakukan disini?" tanya Gina. Nara menggeleng pelan. "Saya hanya lewat di sini, Bu. Tetapi saya tertarik dengan desain di luar ruangan Pak Nick. Jadi, saya singgah sebentar untuk mengaguminya," jawab Nara sambil tersenyum kecil.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as the nuna at out office
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

“Tapi aku terima.” Siang, war room berubah menjadi studio kecil. Karina dan tim membuat thread teknis tentang framing balkon; engagement tidak memecahkan langit, tapi cukup untuk memulihkan napas. Di tengah kesibukan, Naya menyusup ke pantry, mencari menit untuk menelan nasi kotak. Dimas muncul—tentu—mengambil botol air dari chiller seolah kantor ini miliknya. “Kau menang skor satu,” katanya, menenggak. “Sloganmu lucu.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as the nuna at out office
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status