Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Namun berharap mereka akan kembali seperti dulu juga sesuatu yang mustahil. "Satu malam. Pelukan terakhir. Ciuman terakhir. Ahh, Mike. Aku sungguh mengharapkanmu untuk kembali."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

“Pertimbangkan permintaanku baik-baik. Ini permintaan pertama sekaligus terakhir dariku.” ***
1075.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

"Menemukan yang benar-benar disukai itu nggak mudah, jadi hargai baik-baik." Meski sudah sampai sejauh itu, Julia masih saja berlagak iba. "Nanti setelah aku pakai hari Jumat depan, pasti akan kucuci bersih lalu kukembalikan ke Kak Wulan." Aku melirik kalender. Jumat depan … itu tepat hari terakhir hidupku. Kebetulan sekali. Andai saja aku bisa bertahan sampai saat itu, menyaksikan semuanya, baru menutup mata.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
The Last Queen

The Last Queen

teriak Utari. Utari mengingatkan Damar kembali atas kejadian dimana mereka hendak kabur dari penjara. Saat itu Damar mengatakan pada Utari untuk menunggunya di luar gerbang perbatasan, sementara ia ingin menuntaskan misi terakhirnya. Utari tak dapat mempercayainya begitu saja, ia ingin memastikan sendiri bahwa Damar memang benar-benar menuntaskan misinya. Namun yang Utari lihat malam itu sangat berbeda dengan apa yang ia fikirkan, ternyata misi terakhir Damar bukanlah menghabisi ratu melainkan bercinta untuk terakhir kalinya dengan ratu. Malam itu Utari sangat hancur karena untuk kesekian kalinya ia merasa dikhianati oleh Damar.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
DELAPAN HARI SAJA MENJADI ISTRIMU
Baca
+Pustaka
YOU COMPLETED ME

YOU COMPLETED ME

Melihat perubahan ekspresi Malik yang shock itu, Murad buru-buru membenahi kalimatnya. “Aku hanya ingin bicara, tidak ingin melakukan apapun. Aku hanya ingin minta maaf, untuk yang terakhir kalinya. Jadi tolong jangan berpikir bahwa aku akan memintanya kembali padaku, karena aku tahu itu tak akan mungkin terkabul,” ujar Murad dengan cepat. Sungguh, dia nyeri ketika mengatakan bahwa dia tak akan meminta Isha kembali padanya, padahal jujur saja dia masih sangat mencintai Isha. Hanya saja mungkin cintanya sudah tidak berlaku lagi.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

“Kau tak punya sopan santun?” “Apa?” Salah satu bibir Mahen tertarik sinis. “Kau yang tak sopan. Kenapa berduaan dengan istriku?” “Ck! Bu Lastri kuminta pulang karena sudah kelelahan. Mana bisa kutinggalkan Fira sendirian?” “Alasan! Bilang saja kau mencari perhatian istriku. Dasar pebinor!” “Apa?” “Kau, perebut istri orang!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

“Jangan kurang ajar kamu!” Lelaki itu menyeringai, “bukankah ini yang kamu ingikan selama ini? Aku akan beri hadiah anniversary kita, Sayang. Ini bukan yang terakhir, tapi ini justru akan jadi yang pertama.”
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Satu Catatan Terakhir Di sudut ruang tempat pembaca terakhir pernah berada, hanya tersisa satu kalimat yang tertulis di dinding waktu: “Jika kau membaca ini, maka kamu adalah bagian dari cerita yang sedang menulis dirinya sendiri.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Pilihan Terakhir: Cerai

Pilihan Terakhir: Cerai

Rasanya aku sudah tidak sabar. Ponselku berdering, dan itu adalah nomor yang tidak dikenal. Begitu aku mengangkat telepon, terdengar suara Kevin yang penuh amarah. "Wilda, apa maksudmu mengganti kunci pintu? Kalau kamu nggak mau lagi tinggal bersama, bilang saja dari awal.” "Betul, aku memang nggak mau lagi tinggal bersama. Semua barang kalian yang ada di rumah sudah aku kirimkan ke kampung halaman."
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai this is my last
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status