Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamu Menidurinya?

Kamu Menidurinya?

"I am this person who thinks that all the happiness in the world isn't for me. Overthinking is a skill I can't stop doing. And I hurt myself by creating fake scenarios where I was there smiling, laughing, and happy, where in real life I would never be any of those."
9.4181.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.9K Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

"Maaf pak jika saya lancang, tapi memang begitu sifat manusia. Mereka akan baik jika sedang butuh, tapi jika sudah tidak butuh mereka akan membuang kita layaknya sampah." "Hah, kau benar Rud. Tak ku sangka mereka semua meninggalkan aku! Saya merasa tidak enak ketika menolak mereka yang meminta tolong tapi disaat kita susah mereka mengapa mereka seenaknya menolak kita?" "Sudahlah pak. Tidak perlu memikirkan mereka. Kita cukup tau saja. Selebihnya kita tak perlu peduli lagi." "Aku tidak pernah kecewa menjadi orang baik. Tapi aku kecewa karena telah baik pada orang yang salah."
9.99.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 316 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Cara Liam bercerita begitu hidup, seolah ia benar-benar pernah mengalami semua itu. "Kau tahu banyak sekali," puji Felicity. Liam mengangkat bahu lemah. "Hanya membaca. Tidak bisa kerja berat, jadi buku adalah pelarian." "Pelarian dari apa?" Liam menatapnya lama. "Dari kesepian. Dari rasa sakit. Dari kenyataan bahwa hidup ini singkat dan menyakitkan, dan tidak ada yang bisa dilakukan."
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Dengan kekuatan terakhirnya, ia mengangkat kunci dan mengurung lorong keluar itu dengan kata-kata terakhir: “Tak satu pun tokoh bisa hidup di dunia pembaca. Kalian akan meleleh menjadi fiksi yang tak pernah selesai.” Arya menggenggam halaman kosong, kini sudah ditulis setengahnya. Ia menatap Faris dan berkata: “Aku akan tetap menulis. Karena lebih baik lenyap sebagai penulis yang gagal, daripada hidup sebagai karakter yang tidak pernah bertanya.”
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

ancaman dirinya membalasnya seadanya dan kemudian pergi tidur. Tapi lagi-lagi insomnia menyerang dirinya. Dia sekarang masih membuka mata dan hendak menonton film. Beruntung besok dia kebagian dinas siang jadi itu tidak akan mengganggunya meski harus begadang sampai subuh. Brian kemudian bermain game dan dia menghabiskan waktu seemalaman akhir-akhir ini dirinya sering insomnia sehingga membuatnya harus terjaga selama itu. karena merasa bosan akhirnya dia memutuskan untuk tiduran saja. Seiring berjalannya waktu kemudian dia merasa ngantuk dan akhirnya tertidur pulas. Dalam mimpinya dia seolah melihat bayangan gelap yang nyaris menelan keberadaannya meski dirinya berlari sejauh mungkin itu ti
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

"Hidupku mungkin tidak memiliki nilai hiburan, tetapi ini adalah sebuah kebutuhan, sebuah respon terhadap rasa frustasi dan ratapan karena menyaksikan kebodohan dan ketidakdewasaan emosional para tokohnya.” “Jadi, aku akan menjadi yang pertama dan terakhir dari cerita semacam ini. Siapa pun yang ingin membaca cerita aku persilahkan, tetapi jika mereka menganggapnya hambar dan tidak menarik, aku tidak bisa menahannya.” “Aku sangat menyadari betapa membosankannya hidup ku, namun itu harus ada. Karena segala sesuatu bukanlah sebuah plot, aku ada! Aku bukanlah sebuah perangkat plot, tapi aku adalah orang yang nyata.”
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
A Fake Protagonist

A Fake Protagonist

Pria paruh baya itu mungkin menganggap cerita Aland adalah cerita seorang anak-anak yang belum dewasa. “Jangan membual hal-hal yang tidak pernah terjadi, Nak. Kau baru saja lulus dari sekolah dan masih baru menjadi mahasiswi, kurangi menonton film-film fantasy, karena semakin lama seseorang akan semakin dewasa.” “Tapi saya tidak sedang berfantasy, Pak. Saya mengatakan yang sejujurnya. Temanku hampir depresi karena mendapat perlakuan dari orang-orang itu.” Aland mencoba meyakinkan rektor karena pria paruh baya itu tidak mempercayainya.
107.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 216 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

"Kau tidak hidup dalam kedamaian. Kau hidup dalam kurungan yang kau ciptakan sendiri. Dan aku, aku melihat dirimu yang sebenarnya, di balik semua topeng itu." ​"Kau tidak melihat apa-apa," Vivian membantah, suaranya sedikit meninggi. "Kau melihat proyeksi fantasimu sendiri. Aku adalah wanita yang lelah, Juno. Lelah dengan janji kosong, lelah dengan ekspektasi, lelah dengan semua sandiwara ini." Ia menunjuk sekeliling. "Semuanya adalah sandiwara. Dan aku tidak butuh sandiwara lain dalam hidupku, apalagi denganmu."
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
Unperfect Story

Unperfect Story

"Kamu kenapa?" Si pemilik nama menoleh, lalu dengan terisak dia menjelaskan tentang hidupnya selama ini yang mempunyai banyak aturan. Sedangkan Owen hanya diam mendengarkan keluh kesah hati temannya, tak mampu berbuat apapun selain menjadi pendengar yang baik. Dari cerita tersebut juga tahu bahwa menjadi anak dari keluarga kaya tidaklah selalu menyenangkan. ***
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang tired of living in fiction
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status