Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Yanti sedikit resah, pasalnya jalan yang mereka lewati hampir keluar kota. "Pak, kita nggak sedang salah jalan kan, ya. Ini jauh banget lho. Udah mau masuk Situbondo," tanya Yanti. Mereka kini sedang melewati pantai Watu Dodol yang sangat terkenal dan merupakan salah satu ikon kabupaten ujung timur pulau Jawa. "Kayaknya enggak, Mbak. Di sebelah sana itu," tunjuk Pak sopir pada sebuah vila, "alamat yang Ibu kirimkan. Beliau sudah menunggu kita."
109.0K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as titik latifah
Read
+Library
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

Bu Darmi menyesap minumannya pelan “Tinggal satu orang lagi yang harus menerima hukuman.” “Kita akan menemukan perempuan sialan itu Dewa, pasti.” Dewa mengangukan kepala, saat ini memang masih belum ada titik terang tentang Nilam. Tapi mereka tidak akan menyerah, perempuan sialan yang sudah berani mempermainkan mereka harus di temukan. *** “Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi..”
9.728.5K viewsCompletedAdded to Library 855 Times as titik latifah
Show Reviews (33)
Read
+Library
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

tet! Tiba-tiba bel berbunyi menandakan waktu pulang sudah tiba, dengan wajah ceria sangat lega karena ujian sudah berakhir. Delia bergegas menuju ke rumah sakit bersama Damar. Ia menaiki angkutan umum karena jaraknya lumayan jauh dari sekolah. Di sepanjang perjalanan meraka sangat senang menikmati suasana jalan, lalu lalang kendaraan besar membuat kedua anak itu takjub. "Damar liat deh! itu patung apa?" Raut wajah Delia tampak penasaran dengan sebuah patung yang begitu asing dan bercat emas itu.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as titik latifah
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

Sesekali Dias bicara kecil dengan dayangnya, matanya tetap mengarah ke Gita. Di sela sibuknya tangan, Gita nyium aroma wangi bunga melati yang kuat banget, sampai bikin pusing. Ia sempat batuk pelan, dan tiba-tiba dayang di sebelahnya berbisik, “Bau melati ini bukan sembarangan, Nyonya. Katanya dulu cuma dipakai waktu pemakaman ratu pertama.” Jantung Gita langsung berhenti sepersekian detik. Ratu pertama. Kalimat itu sama persis kayak petunjuk di kertas dari liontin: Kunci pertama ada di tangan ratu yang tak lagi diingat.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as titik latifah
Read
+Library
Istri Rahasia Dosen Titisan Kutub Utara

Istri Rahasia Dosen Titisan Kutub Utara

Gadis berkemeja hitam yang tadi merasa disenyumi oleh Ray menatap dosen itu dengan rasa kagum yang amat kentara. “Listyana Wuri.” Kali ini, Ray menyerukan nama istri rahasianya. “Saya, Pak.” “Nicholas Anderson.” Ray mengedarkan pandangannya mencari-cari pemilik nama tersebut. “Nicholas Anderson.” Ray mengulangi, namun lagi-lagi tidak melihat ada yang mengacungkan tangan di antara para mahasiswanya. “Nicho gak datang, Pak. Gak ada kabar.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as titik latifah
Read
+Library
Patah

Patah

Jika tidak, banyak alasan untuk menjelaskan pada Manggala. Setelah berpamit dan berterima kasih pada Lydia, Nayara berjalan ke arah lift sambil mengaktifkan ponsel. Begitu ponselnya terhubung dengan internet, notifikasi yang masuk sangat lancar. Ketika dia membuka aplikasi W******p, chat-nya bergerak sangat cepat seperti kocokan undian di TV berkat puluhan WAG-nya. Menunggu badai notifikasi mereda, dia melihat saja chat-nya bergerak liar. Tepat ketika pintu lift membuka chat teratas menunjukkan nama Satria Jayantaka.
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 575 Times as titik latifah
Read
+Library
Putra Titisan Dewa

Putra Titisan Dewa

dan “Bangkitkan aku!” Lopita Zora tahu kalau mimpinya bukan bunga tidur. Segera ia berpakaian lengkap dan duduk di lantai gue yang setengah hancur itu. Lalu wanita itu menutup mata beberapa jenak, sebelum pandangan dibuka dan menatap batu pipih bekas pertapaan Sanatana yang hancur berkeping-keping. Wanita itu tengah menerapkan Ajian Menyingkap Kabut Melihat Ujud.
1014.0K viewsOngoingAdded to Library 279 Times as titik latifah
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

tanya Fares. “Ya ada sedikit kendala. Tiara tiba tiba pergi gatau kemana. Akhirnya kita semua mencari sampai berpencar ke pemukiman,” ucap Yura menceritakan sambil memasukkan makanan ke mulutnya. Saat kunyahan di dalam mulutnya habis ia melanjutkan. “Oiya, tadi ketemu anak syndrome autism. Ibunya kejam banget, di depan orang diteriakin, gue kesel banget. Bisa ga sih gue laporin ke KPAI,” lanjut Yura.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as titik latifah
Read
+Library
Istri Serakah

Istri Serakah

Pov Farhan Lima bulan berlalu, aku dan Freya sudah resmi bercerai. Sekarang aku tinggal di belakang warung sotoku. Freya memenuhi janjinya untuk menjadikan aku gembel. Sekarang aku hanya bisa menyesali semuanya, bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta pada wanita licik seperti, Freya?
108.4K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as titik latifah
Read
+Library
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Akhlak yang mendapat pujian dan mengundang kekaguman dari banyak pihak. Ustadz muda itu bernama Ahmad Ammar Athaya pemilik nama yang indah. Jika Ahmad adalah nama yang terambil dari sosok manusia termulia, maka Ammar adalah salah satu sahabat utama yang juga berarti kuat imannya. Sedangkan Athaya bermakna hadiah atau karunia. Begitulah ustadz Ammar seperti karuni yang tak ternilai, kekuatan imannya, keelokan pribadinya tersebar mengharum. Konon banyak kiai besar dan pemimpin pesantren yang mendambanya menjadi menantu. Ia seperti bibit unggul untuk melanjutkan kelangsungan pesantrennya. Namun, ia telah memilih. Wanita beruntung itu kini tinggal di sini, bersamanya membesarkan pondok pesantren
9.94.4K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as titik latifah
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status