Terjebak dalam Tipu Daya
"Kenapa? Perlu aku bantu?"
Aku tersentak dan refleks ingin menjauh, tetapi tanganku langsung ditangkap Henry. "Kamu sebegitu takut sama aku?"
"Pergi, jangan sentuh aku..." kataku lemah.
Tangan yang tadinya hendak terlepas, begitu aku mengatakan itu, genggamannya justru makin erat.
Detik berikutnya, Henry mencengkeram kuat pergelangan tanganku dengan satu tangan, sementara tangan lainnya meraba pinggangku.