Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Accidentally In Love

Accidentally In Love

Jane yang sedang memijat kaki Nathan sambil mengoleskan lotion pijat, meminta Hanako untuk melihat ke depan. "Hana, coba lihat siapa yang datang," pinta Jane pada putri angkanya yang tengah menonton siaran dinosaurus ala pinkfong. Hanako tak menjawab. Matanya masih juga tak beralih dari benda kotak yang menyajikan acara favoritnya. "Hanako! Dengar Mama, kan? Sekarang cepat lihat dulu ke depan, Atau nanti tv nya Mama matikan!" cerocos Jane dengan suara yang mulai naik nadanya. Ditambah nada ancaman omelan khas orang tua.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Tukar Pasangan (Jodoh)?

Tukar Pasangan (Jodoh)?

Bahkan aku rela bayar video tutorial kampret dari Ocim dan Momod demi menaklukan Hana. Melihat kelakuan aku dan Candra yang kekanak-kanakan Hana yang semula menekuk mukanya akhirya tertawa. Diam-diam hati aku jadi lega, setidaknya Hana kembali ceria dan mulai menikmati acara hingga setengah jam menuju acara usai, Hana tiba-tiba menyenggol lenganku. "Mas, maaf, aku boleh ke toilet sebentar?" tanya Hana dengan muka yang mengkhawatirkan. Sepertinya dia kebelet pipis, BAB atau ... tidak tahulah. Masa mungkin aku harus bertanya?
9.8395.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.5K kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Landy segera bertanya, “Pak Hendro, ada apa dengan Hana?” Hendro menggigit bibirnya. “Terjadi sesuatu dengan Hana.” “Kenapa bisa begini. Tadi Hana pergi ke toilet. Kita cepat ke sana.” Landy segera ke toilet wanita. Kondisi di dalam toilet sangat berantakan, ada bekas perkelahian. Sementara itu, ponsel Hana jatuh di atas lantai dan sudah terbelah menjadi dua bagian.
7.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.7K kali sebagai toilet no hanako san
Tampilkan Ulasan (243)
Baca
+Pustaka
riniflosinambela24
sekedar saran thor : Cerita pemain tambahan gak usah terlalu kepanjangan sampai 10 bab lebih, ini tiap hari kita sllu nunggu crita pemain utama loh, masa kita jd bca crita asrama kehidupan pemain tambahan? ? kita pun suka baca ini krna crita cinta wenny dan hendro.Tlong segera di hapus yg gk perlu
KAR TINA
Setiap kali aku baca Novel ini, aku selalu baca dengan hati rasa cinta dan emosi. Novel yang sangat bagus dan menarik...️...️...️...️...️. Emosi ku saat baca semua ada happy, kesetiaan, sedih, bangga...dan banyak perasaan rasa juga emosi yang tak dapat di ungkap kan. Semangat ... aku suka Novel Mu......
Baca Semua Ulasan
Skandal dengan Bos

Skandal dengan Bos

Mereka sudah berada di depan toilet. Dari jauh ada seseorang yang mencibir pemandangan ini. Santi jelas jengkel melihat keduanya saling bersentuhan satu sama lain. "Masuk ke dalam dan pakai baju ini," perintah Romeo tanpa mau dibantah. Hana masih mematung di depan Romeo, mulutnya terbuka, dan dia lebih memilih mengusap tangannya ketimbang mengambil tas kertas yang sedang ditawarkan Romeo.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Gadis Dekil Kesayangan CEO

Gadis Dekil Kesayangan CEO

Gadis berparas cantik itu kembali melanjutkan pekerjaannya. "Jangan lupa setelah ini kamu gosok toilet hingga bersih!" perintah Cecil seperti biasa saat melihat Peter baru saja berbicara dengan Hana. Sungguh hati Cecil merasa sakit dan panas saat melihat manager idolanya itu ngobrol mesra dengan Hana. "Loh, Bu ini kan bukan jadwal saya membersihkan toilet," bantah Hana karena memang ini bukan jadwal dia untuk melakukan pekerjaan itu. Cleaning servis memiliki planning setiap harinya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Ia dengan cepat menuju toilet umum yang ada di lantai tersebut. Melihat adanya papan penunjuk ke toilet, rasanya semakin tidak mungkin Leo tersesat. Mungkin benar kalau dia sebenarnya sedang buang air besar saja dan mendadak konstipasi. “Maaf, permisi,” panggil Hani ke OB yang sedang membersihkan koridor depan toilet umum. “Ada yang bisa saya bantu, nona?” tanya OB itu ramah. “Saya ingin minta tolong mengecek toilet laki-laki apakah ada pria bernama Leo atau tidak,”
1036.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Memaksa Jadi Madu Akan Kubuat Kau Seperti Babu

Memaksa Jadi Madu Akan Kubuat Kau Seperti Babu

Menghadapi orang seperti Niken itu harus tenang dan yang paling penting harus pintar membuatnya tersulut emosi. "Kenapa melamun? Ayo habiskan jusnya, Mbak." Suara Hanin membuat lamunan Niken buyar. "A–ku tiba-tiba sakit perut. Aku ke toilet dulu." Niken menghindar dan bergegas ke toilet. "Payah! Tapi aku masih memiliki ide lain." Hanin menyeringai, ia dengan cepat mengikuti Niken. Keberuntungan ada dipihaknya saat melihat kunci kamar mandi itu ada di luar. Dengan cepat ia memutar kunci perlahan agar tidak menimbulkan suara.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

sahut Ava dari dalam toilet dan segera melepas bajunya dan membersihkan tubuh lalu memakai dress selutut pemberian Han yang tampak elegan dan berkelas. Dress itu sangat pas di tubuh Ava. Di luar toilet, Han menatap arloji hitamnya di pergelangan tangan kanan. Ia mendesah berat, rapat akan segera di mulai. Tetapi Ava tak kunjung keluar dari dalam toilet, Han tidak tega meninggalkan gadis itu sendirian di dalam ruangan kerjanya. Ceklek Pintu toilet terbuka. Han langsung menegakkan tubuh. Ia mengerjap, menatap sosok gadis berkaca mata bulat yang sedang menatapnya malu-malu.
107.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Kafka mendengus kesal. "Turun, lo mau gue ajak makan. Gue bukan penjahat seperti apa yang lo kira!" ucap Kafka kesal. Ia melepaskan cekalannya. Zanna meringis, gadis itu mengelus lengannya yang nampak memerah karena ulah Kafka. "Sakit.." lirih Zanna, ia mengelus lengannya pelan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

tanya Maira. Dia mendongak menatap orang yang ia tabrak. Lalu segera menerima uluran tangan tersebut. "Kakak ini kenapa gak hati-hati sih, main tabrak Mama aja," omel Hana. Hana memang sejak tadi menunggu di luar toilet. Mendengar omelan gadis itu, ia hanya meringis dan kembali menatap Maira. "Maafin aku ya, Ka. Aku masuk ke dulu toilet udah kebelet banget ini," cerocos gadis itu.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status