Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Ketika Xinyi membaca lagi dia tau kalau menggunakan Wind Tempest untuk terbang sangat menguras Qi. Tidak seperti orang yang mencapai Nascent Transcending. mereka tidak perlu mengeluarkan Qi banyak untuk dapat terbang. Selain dapat terbang Wind Tempest juga memiliki satu serangan terkuat, yaitu dapat menciptakan badai angin, yang dapat meluluh lantahkan area di sekitarnya. Xinyi melihat-lihat lagi lalu bergumam "Walaupun aku tidak membutuhkan ini, lebih baik di simpan saja. mungkin suatu saat akan berguna"
1037.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

"Kami tidak mau melewatkan hari terakhir berbelanja sebelum pertarunganmu." "Lihat apa yang kutemukan," kata Chen, menunjukkan sebuah gulungan perkamen tua. "Mantra penyembuhan kuno dari Kuil Tempestia. Sangat langka." "Dan aku mendapatkan ini," tambah Pigenor, mengeluarkan sebuah anak panah dengan ujung yang berkilau aneh. "Anak panah elemental. Bisa berubah elemen sesuai keinginan pemakainya." "Bagaimana denganmu?" tanya Emma, menatap Kiran. "Kau tidak bersiap-siap untuk pertarungan nanti?"
109.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 385 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
Ilmuwan Kultivasi

Ilmuwan Kultivasi

“Ggrah... Hurgh!” Darah kental keluar dari mulut Justin. Sosoknya yang awalnya melayang kokoh di udara langsung jatuh terjerembap ke tanah. Mode Blazing Tempest miliknya ternyata memiliki batas waktu mutlak selama lima menit, dan efek samping setelah durasinya habis akan langsung menguras habis vitalitas penggunanya. Aldi yang melihat lawan sudah tak sadarkan diri segera menahan ayunan tendangannya tepat satu inci di depan wajah Justin. Pertarungan selesai.
547 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Sedangkan Azzura, berusaha untuk menggapai Tempest, karena ia tahu bahwa Tempest tidak akan bisa menahan serangan Enes yang besar itu. "Kamu tidak akan bisa menahan seranganku, Tempest. Aku tahu kamu sedang terluka. Ini kutambahkan," Enes pun memerintahkan Ryu menyerang Tempest. "Semburan Nafas Api Naga Hitam." Melajulah serangan besar menerjang barier Tempest. Sehingga membuatnya terlempar karena dua serangan itu.
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Ekspresi di mata Jay menjadi gelap. Tempest pergi untuk melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya, tetapi setelah sekian lama, dia tidak pernah kembali. Satu-satunya kemungkinan yang tersisa dia dalam bahaya atau dikurung di tempat lain. Tenggorokan Jay bergemuruh karena merasa tidak nyaman. Dia tahu betul seberapa mampu Tempest. Dia lulusan universitas berperingkat teratas dunia, juara adu pedang dan yang terkuat dalam seni bela diri campuran. Faktanya, dia pintar, mudah beradaptasi, tahu cara bermain bodoh, dan memiliki kecerdasan yang luar biasa.
9.43.0M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 120.1K Beses bilang topeng rimuru tempest
Ipakita ang mga Review (884)
Read
+Library
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Basahin ang Lahat ng Review
Gemintang

Gemintang

Arusha tertawa kencang. Suasana begitu ramai ketika makanan datang dan mereka mengobrol diantaranya. Malam semakin larut, namun tak ada tanda mereka akan bubar meski jam sudah menunjukkan pukul 00.30. “Kita pulang, Re,” sesosok cowok dengan wajah japanese vibes hadir disamping Rea, tubuh tingginya dipadu sempurna dengan kaus hitam, celana jins dan rambut gondrong sepundaknya yang kini terikat.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Gracya menghela napas, mencoba mengabaikan perasaan aneh yang merayap di sekelilingnya. Suara gemuruh hujan semakin deras di luar, dan saat ia melirik meja di sebelahnya, pandangannya tertuju pada lonceng kecil yang ia taruh di sana. Lonceng itu merupakan pemberian temannya, Dewi, yang percaya bahwa benda-benda mistis semacam itu dapat menjadi pelindung. Lonceng itu bergeming, tampak bergetar ringan, tetapi tidak mengeluarkan suara apapun. Hanya keheningan dan suara hujan yang menggema, seolah dunia luar tertutup kabut gelap yang tak terpecahkan. “Kenapa bisa bergetar?” bisik Gracya, seolah berbicara pada dirinya sendiri atau mungkin pada makhluk-makhluk yang diam-diam memperhatikan. “Apa ya
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
Amarta : Eternal Curse

Amarta : Eternal Curse

"Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Aku datang melewati jenggala yang membentang luas. Bersama langit malam yang redum membawa nestapa dalam jiwa. Perlihatkanlah Arutala milikmu, dan bunyikan suara Genta yang memekakkan telinga itu. Bantulah aku... Akan ku berikan satu-satunya milikku yang paling berharga. Atma ini milik kalian, lalu sebagai gantinya berikanlah aku Amerta dalam marcapada." Amarta menarik nafas panjang, tubuhnya gemetar. Ia gugup menanti apa yang akan terjadi setelah ini. Tiba-tiba angin bergemuruh kencang. Amarta berusaha menajamkan indra pendengaran miliknya karena matanya tak dapat melihat apapun dalam gelap. Lalu s
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
SANG PENGUASA ALAM SEMESTA

SANG PENGUASA ALAM SEMESTA

ucap Tian Shen setelah bangkit dan membungkuk kepada sosok kecil itu. "Hmmm,, Panggil saja aku RuLong, jika dalam waktu sampai lima puluh tahun kamu tidak mencapai Ranah Supreme God Immortal, maka kamu tidak layak menjadi tuanku!" ucap Sosok kecil itu yang bernama RuLong. Mendengar apa yang di katakan RuLong, Tian Shen sangat terkejut. pasal nya Ia tidak mengetahui ranah tersebut dalam kehidupan pertama nya. "Super God Immortal...? bisakah kamu jelaskan ranah yang kamu katakan, aku belum pernah mendengar dengan ranah iti sebelum nya!" ucap Tian Shen dengan mimik wajah terkejut nya menatap RuLong.
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

Alya menunjukkan alat berwarna putih itu kepada semua orang. Mereka bersorak riang, bertepuk tangan bahkan menangis haru. Tawa bahagia menggema seolah tak pernah ada dendam, kebencian dan juga masalah berat yang pernah menerpa dalam hidup. Takdir memang misteri yang harus siap-siap kita jalani sebagai pembuka jalan bagi orang-orang yang merindukan surga.
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang topeng rimuru tempest
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status