Kultivator Inti Semesta
Kini mereka mengerti kenapa tempat ini dinamakan Danau Petir Abadi.
Bahkan sebelum menyentuh airnya, aura petir sudah menusuk kulit mereka seperti jarum halus. Beberapa dari mereka tanpa sadar mengepalkan tangan, menahan rasa nyeri yang samar tapi terus-menerus meningkat. Di pinggiran danau saja, petir dari enam warna yang berbeda—biru, ungu, hijau, perak, jingga, dan putih—menari liar, menciptakan suara letupan yang membuat tulang-tulang mereka bergidik. Setiap letupan terdengar seperti peringatan keras yang tidak bisa diabaikan.
Chapitres populaires