Bukan Teman Tapi Sekamar?
Amanda menulis tanggal dua puluh delapan Desember sebagai hari ulang tahunnya yang ke dua puluh empat.
Begitu selesai menuliskan tanggal, arah pandang Amanda langsung tertuju ke arah Senja. Ia terkejut sebentar begitu mengetahui pria itu selesai menuliskan jawaban. Tatapan tak percaya itu bisa Senja tangkap dengan jelas, Amanda menatap ke arahnya seolah bertanya apakah ia tahu hari ulang tahunnya? Senja tidak menanggapi tatapan itu lebih lanjut, arah pandang Senja langsung tertuju ke depan dengan dagu yang sedikit dinaikan. Hal yang sama seperti saat pertanyaan sebelumnya, Senja mencoba meniru apa tingkah Amanda yang begitu menyebalkan. Sepertinya, wanita itu memahami tingkahnya saat ini, Se