Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

“Tulisanmu dingin. Seperti dibuat orang yang bahkan belum tahu rasanya disentuh.” Kata-kata itu menusuk. Ariel menunduk, wajahnya memanas menahan malu. Setiap kali mengajukan naskah, komentar yang sama selalu datang darinya—tidak ada feel-nya! Tapi bagaimana mungkin ia bisa menulis dengan ‘rasa’ jika bahkan ia belum pernah merasakannya sendiri? “Kau punya waktu seminggu,” lanjut George, menyalakan rokok. “Kalau revisimu masih hambar, aku putus kontrak. Jangan harap bisa kirim naskah ke penerbit mana pun lewatku.”
9.3221.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.0K Beses bilang tulisan feel
Ipakita ang mga Review (26)
Read
+Library
Penyuka Novel
Ga berniat SPAM tp seriusan aku masih gagal move on utk baca novel2 lain.. re-reading lagi novel ini.. paling suka bagian ariel & nathan pas jadi dokter & murid. Begitu ariel udah pulang dari London, gaya tulisan author udah jadi beda. Tp tetep bagus..mungkin harus bikin season 2??
momominky169
Sebenarnya, masih banyak yang layak direkomendasikan buat genre dark romance. nggak tahu ini pertimbangannya apa. karena banyak seksnya doank? soalnya ya cowoknya plinplan dan menang nafsu aja. ceweknya juga bodoh. masa udah dewasa nggak tahu kalau ML berkali-kali tanpa kondom bisa hamil?
Basahin ang Lahat ng Review
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: Tepian Narasi Terakhir STATUS WAKTU: Tertulis dalam Tinta yang Belum Mengering 🖋️ KAU MENUSUKKAN PENA ITU KE DADAMU. Dan saat ujung pena itu menyentuh kulitmu, kau merasakan sesuatu yang tak pernah kau rasakan sebelumnya. Bukan rasa sakit, bukan rasa takut. Tapi… penghapusan.
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 67 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Aku muak hampir seperti orang gila. Hampir seperempat abad usiaku, baru kali ini aku menulis buku harian. Buku harian ini mungkin sedikit berbeda, aku tidak menulis bagaimana yang aku alami hari ini. Tapi aku adalah penulis buku harian masa lalu. Aku mengulang masa lalu, dimulai ketika aku merasakan cinta, mengalami perasaan yang sama ketika semua pengalaman aku tulis lagi, merasa rindu yang teramat sangat ketika aku menulis mengenai orang-orang di dalamnya, dan merasa sakit yang sama ketika pengalaman buruk mulai aku tulis juga. Setiap katanya kurasakan hal yang sama, kejadian yang pernah ada. Kurasakan sekali lagi.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

Gimana part kali ini, Ngefeel ngga kak? JANGAN LUPA UNTUK SELALU KOMEN. BIAR AUTHOR SEMANGAT NULISNYA. SEE YOU. LOPE SEKEBON BUAT KALIAN!!!
1019.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 575 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Selcouth

Selcouth

Sedikit kecewa memang namun terperlahan aku malah menyukainya Ah! Tatto dilehernya itu. Aku terus membuka lembar perlembar, membaca setiap tulisan tangannya. Hanya tulisan yang mencurahkan rasa senang dan sedih tak ada spesial. Dan itu semua ditujukan semuanya kepada Gavin. Namun menginjak akhir ada tulisan yang membuatku sedikit tertarik. Dan kulihat itu adalah tulisan terakhirnya dalam diary ini. [5 Maret 2018]
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Aku menikmati percakapan itu seperti menikmati teh hangat—tidak tergesa, tidak berisik. Setelah makan, aku membuka buku catatan lagi. Aku menulis: Hari ini aku tidak merindukan apa pun yang sudah pergi. Dan itu terasa seperti kebebasan. Aku menatap kalimat itu lama. Ada rasa hangat yang menyebar pelan di dada. Bukan euforia. Bukan juga haru. Lebih seperti damai yang duduk tenang tanpa perlu diumumkan.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Tapi entah bagaimana, obrolan itu perlahan bergeser dari profesional menjadi pribadi. “Aku suka caramu menulis,” kata Arsen tiba-tiba. “Tulisanmu jujur. Aku bisa ngerasain kalau kamu nulis dari sesuatu yang pernah kamu alami.” Alya mengangkat alis, sedikit canggung. “Kamu bisa tahu?”
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Obsesi Setelah Rapat Malam

Obsesi Setelah Rapat Malam

Ia menulis kata-kata yang Alex harus ucapkan di depan publik. Setelah ia mengirimkannya, Alex merespons hampir secara instan. [Alex]: Kata-kata ini terasa... dingin. Terasa seperti ditulis oleh seseorang yang tidak memiliki hati. [Nara]: Hati bukan bagian dari kontrak, Tuan Kael. Saya hanya menulis apa yang Anda butuhkan untuk sandiwara itu. [Alex]: Kamu menulisnya dengan keindahan yang menyakitkan. Kamu menulisnya dengan rasa cemburu yang tersembunyi. Aku bisa merasakannya di setiap baris.
902 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Pagi di dunia baru terasa berbeda. Udara memiliki aroma yang tidak bisa dijelaskan, antara tinta dan embun, seperti perpaduan antara sesuatu yang lahir dan sesuatu yang diingat. Setiap napas terasa seperti membaca satu baris kalimat yang belum selesai. Dunia ini tidak lagi hanya ditulis oleh kami, dunia ini menulis kami kembali. Aku membuka mata di bawah langit yang menulis dirinya sendiri setiap detik.
817 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Kata-kata itu terasa seperti mantra, menenangkan dan meneguhkan hatiku. Aku menulis di buku harian tentang setiap sensasi tubuh: tangan dingin, detak jantung cepat, napas berat, rasa hangat dari kopi, aroma hujan, cahaya lampu yang memantul di genangan air. Sensory detail ini membuat aku semakin sadar akan tubuh dan pikiranku sendiri.
542 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 16 Beses bilang tulisan feel
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status