My Beloved Partner
“Tapi bukan tulisan Bapak, kan?”
Taka terkekeh. “Kalau saya nulis, pasti pakai pantun. Ini terlalu puitis.”
Mereka tertawa lagi.
Lalu saling diam. Suasana mendadak jadi... hening tapi hangat.
“Saya suka kerja bareng Bapak. Cara ngajar Bapak... beda, tapi menyenangkan,” ucap Wisang pelan.
“Saya juga, Bu. Mungkin... kita bisa kerjasama bareng bikin proyek literasi?”