Berbagi Luka
Kini, para anggota kelompok saling melempar pandang satu sama lain, seolah tengah berkomunikasi dalam diam.
"Gue mau, tapi tulisan gue jelek gapapa, ya." Tari, kali ini gadis itu yang mengajukan diri. Jonathan yang mendengarnya pun terkekeh kecil.
"Santai, Tar, yang penting bisa dibaca," ujar Jonathan dengan senyum manisnya yang tertinggal. Tari yang melihatnya pun balas tersenyum.
Hot Chapters