Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

Tapi melihat Bang Fino yang kehilangan kata-kata membuat rentetan panjang itu keluar juga dari mulutku. Bang Fino menggeleng lalu membungkuk mendekatiku. Perlahan jemarinya merapikan anak rambut dan menyelipkan di belakang telinga. "Nggak, Sayang, nggak. Jangan pernah kepikiran ke sana. Kamu nggak kenapa-napa, meski ya... tensimu memang sempat turun drastis tadi." "Terus? kenapa Abang malah speechless gitu barusan?" tanyaku sambil menahan lengannya.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as tulisan speechless
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

lanjutnya sambil mengerjap-ngerjapkan mata menahan tangis, "Ya, Anyelir?" Sebenarnya aku nggak tahu, apakah tuna wicara itu bisa terjadi secara mendadak? Rasaya, ooohhh, rasanya itu benar-benar terjadi padaku. Meskipun Papa Snoek, Om Dirga bahkan Tante Bethanny mati-matian membujukku untuk segera pulang, aku malah bergeming. Tak secuil kata pun tergetar dari bibirku. Tak seruas jari pun sanggup kugerakkan. Nggak sanggup, seolah-olah terkubur dalam-dalam di pasir pantai yang mulai terasa dingin. Apakah ini yang disebut dengan stroke? Byuuutttzzz!
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 572 Times as tulisan speechless
Read
+Library
Lelaki Penyembuh Luka

Lelaki Penyembuh Luka

Imbuhnya. Elijah merasa lega, lagipula bahasa Inggrisnya juga tidak buruk. Tapi ternyata terlalu dini baginya untuk berbahagia, karena pada detik berikutnya, dia mendengar pria itu berbicara tanpa ekspresi: "Selanjutnya adalah public speaking." Ucapnya.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as tulisan speechless
Read
+Library
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Kadang cukup hadir. Luna meraih catatan kecilnya dari tas, lalu mencoret sesuatu di halaman terakhir. Ia menuliskan satu kalimat yang terasa seperti simpulan. “Senyap bukan berarti hilang. Kadang, itu hanya ruang agar hati bisa bicara.” Adrian melirik, lalu tersenyum. “Kamu selalu punya cara nulis yang bikin aku mikir lama.” Luna menoleh. “Dan kamu selalu punya cara main gitar yang bikin aku pengen nyanyi.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as tulisan speechless
Read
+Library
Kuasa Rahasia Suami Dadakanku

Kuasa Rahasia Suami Dadakanku

Luka yang ditorehkan kata-kata Lula telah merobek jiwa Gladys. Gladys berdiri dengan tubuh gemetar. Kedua tangannya menutup mulut, mencoba menahan isak, namun tangisnya mulai pecah dari balik jemarinya. Perlahan, seperti robot rusak yang kehilangan arah, ia memutar tubuh dan menyeret langkah ke kamar.
1052.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as tulisan speechless
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Dimas menyeduh sendiri ‘Espresso Perpisahan yang Tidak Sempat’. Uap membubung tinggi. Warung berubah jadi kabut emosi. Setiap gelas kopi yang diletakkan di hadapan makhluk-makhluk itu mengeluarkan suara: tangisan, tawa kecil, bisikan, dan bahkan nyanyian masa kecil. Awalnya mereka tak bereaksi. Tapi satu makhluk—yang berdiri tepat di tengah—mulai gemetar. “Apa... ini... kenapa... dadaku seperti... sesak?”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tulisan speechless
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bau gosong menyeruak, bukan seperti kayu terbakar, tapi seperti… kabel speaker meleleh karena overload spiritual. Tiba-tiba, muncul sosok bayangan dari speaker utama. Ia melayang di udara, mengenakan jubah robek, dan wajahnya... tidak punya wajah. Hanya sepasang lubang hitam tempat mata seharusnya berada. “SIAPA YANG BERANI MEMBUNGKAM DAKWAHKU?” teriaknya. Ucup langsung jongkok. “Saya cuma mau ikut pengajian yang normal!”
869 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as tulisan speechless
Read
+Library
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Lukanya memang cukup dalam. Tapi kini ketidakmampuan bicara semakin membuatnya frustrasi. Mau tidak mau dia kembali merasa simpati kepada siapa saja orang tuna wicara di luar sana. Akhirnya dia bisa sedikit mengerti stress yang mereka hadapi saat berusaha berbicara tapi tidak mampu. *** Mereka berhenti di sebuah pemakaman yang hari itu terlihat sepi. Pemakaman itu terlihat seperti banguan kota Neive yang lain. Model klasik dengan tembok batu bergaya kuno.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as tulisan speechless
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Mu Qin merasa kesal karena He Sura malah balik bertanya kepadanya tanpa menjawab pertanyaanya, namun tidak berani marah, karena rasa sakit yang mencengkram lehernya masih terasa dan air mata di kelopak matanya masih belum kering. "Aku tidak tahu.. Array teleportasi di guanya memindahkan semua orang ke secret realm yang berbeda.... Pahaku barusan menghilang*. Note : *Frase ini sering digunakan secara metamorfosis untuk mengungkapkan rasa terkejut, artinya mirip dengan "tidak bisa dipercaya". Dengan wajah bodoh dan ekspresi datar He Sura seketika mengalihkan pandangannya dan merasa aneh dengan ungkapan kata "Paha?!" dari wanita itu.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as tulisan speechless
Read
+Library
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Lidah Felly mendadak kelu, terkunci rapat oleh rasa syok yang luar biasa. Marvin mengembuskan napas panjang, sebuah helaian napas yang terdengar begitu sarat akan beban dan kelelahan yang menumpuk. Pria itu melangkah mundur satu langkah, memberi jarak yang perlahan membuat hawa dingin kembali menyusup di antara mereka. "Mas... aku..." Felly terbata, air matanya kini benar-benar luruh membasahi pipi. Ia kehilangan seluruh kata-kata untuk membela diri.
1051.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tulisan speechless
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status