Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Mantan Suami Miskin

Rahasia Mantan Suami Miskin

Treadmill itu melambat perlahan hingga berhenti, meninggalkan keheningan yang mencekam di antara deru napas mereka. Juna menelan ludah, tenggorokannya terasa tercekat. "Aku tidak mengerti... apa semua ini?" Ia mengangkat flashdisk perak itu tinggi-tinggi, seolah benda itu adalah bukti dosa yang paling nyata.
503 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Satu … dua … tiga! "Ternyata habis token, Mbak!" ujar Mas Bima lemas dan malu. Buahhahaha hahaha hahaha . Tak kuasa aku menahan tawa. Mereka terdiam. Mata para mak lampir dan dayang-dayangnya hampir keluar begitu mendengar tawa membahanaku. Aku berlalu ke belakang, tapi sebelum menuju kesana kakiku sudi mampir ke arah kotak bekas tempat loudspeaker, sambil mengajaknya berdialog.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Tajam, penuh kesadaran, dan berkilat licik. Sebuah seringai lebar perlahan terukir di bibirnya yang pucat. Seringai yang mengerikan. "Lagi." Suara itu keluar dari tenggorokannya. Parau, serak, seperti suara orang yang sudah berabad-abad tidak bicara. Tapi kata itu terdengar jelas. Wulan membeku. Sendok di tangannya berhenti di udara. Jantungnya seolah diremas oleh tangan es.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Aku merasa bahwa segalanya terasa kosong, seolah apa yang tertulis di sana berhasil membuat seluruh kesadaran kami naik ke tempat yang tidak bisa dijangkau lagi. Aku mengerjapkan mata, berharap bahwa tulisan itu hilang. Namun, tidak. Tulisan itu justru menggema. Sorot cahaya dari layar seperti membuatnya melayang di depan mataku. Terlalu banyak pertanyaan di kepalaku untuk ini. Kalimat pertama yang keluar dari mulut Helva: “Aku tidak mengerti.” “Aku tak pernah menduganya,” kataku. “Tapi itu cukup masuk akal.”
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

You don't have to say a word You don't even have to speak I can see pain in your eyes The sorrow that you keep (Kau tak harus katakan sepatah kata Kau pun tak harus berbicara Kudapat melihat luka di matamu Kesengsaraan yang kau simpan) You think that no one notices The sadness that you hide But I can see straight through your mask Those lonely nights you cried (Kau pikir tiada orang yang memperhatikan
1088.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Caption-nya: “Some goodbyes are not spoken. They are just felt.” Aurelie mendecak pelan. Dasar CEO sok filosofis. Dia lanjut scrolling. Story? Kosong. Highlight? Semua highlight keren: Conferences, Tech Events, Family. Aurelie menggertakkan gigi. Kenapa tidak ada apapun yang bisa membuatnya Menemukan keberadaan Shaquelle? Dia mulai cari akal. Stalking mode: Activated. Dia search akun-akun yang biasa nge-tag Shaquelle.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Hanya ada sunyi dan hati yang hancur tanpa suara. Beberapa detik setelah suara itu berhenti, dunia terasa bisu. Tak ada gemuruh, tak ada petir, hanya hening yang mencekam. Dahlia masih duduk mematung di depan laptop. Tangan yang tadi menekan tombol play kini terkulai di sisi tubuh. Matanya tak berkedip, menatap layar kosong seolah berharap kalimat barusan tak benar-benar terdengar.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

00 – Latihan Ekspresif: “Menuliskan Luka” Peserta diberikan kertas kosong dan diminta untuk: Menulis semua hal yang pernah menyakiti hati. Tidak perlu indah. Tidak perlu rapi. Yang penting jujur. Anya menulis: “Aku benci perpisahan ini. Aku benci harus melepas dia yang aku cintai. Tapi aku juga tahu: aku tak bisa memaksanya kembali.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Kevin melangkah ke depan, suaranya keluar pelan namun tajam, seperti bilah tipis yang bisa membelah batu. "Berlutut." Kata itu meluncur, ringan, nyaris berbisik — tapi dampaknya seperti petir yang menggelegar di langit cerah. Suara-suara ejekan berhenti seketika, tercekik di tenggorokan para tamu. Keheningan mendadak membungkus aula, begitu pekat hingga deru napas sendiri terdengar memalukan.
1052.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Menjadi Selingkuhan Suamiku

Menjadi Selingkuhan Suamiku

Lidahnya gemetar bukan karena takut, tetapi karena sadar betapa rapuhnya kata-kata biasa untuk menjelaskan sesuatu yang melampaui batas indra itu. “Apa? Ibu Kayla benar-benar ada di sini? Tapi, bu—bukannya dia sudah ….” “Sudah meninggal, maksudmu?” tanya Rava. Lisa mengangguk samar. Jari-jari tangannya mulai saling mencubit satu sama lain. Napasnya terasa tercekik di tenggorokan, menghasilkan bunyi yang nyaris tak terdengar di tengah ruangan yang sunyi itu.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tulisan speechless
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status