Jadul Tapi Mantul
Dan jalan ini adalah satu-satunya jalan menuju persawahan penduduk.
"Ada orang mabuk di sawah itu, itu sawah siapa? Sudah hancur dibikin orang itu padi yang baru ditanam," kataku sambil menunjuk rumpun bambu. Yang berjarak sekitar 100 meter dari warung tersebut.
"Itu sawah kami," teriak seorang bapak-bapak,"
"Main lumpur orang mabuk di situ," kataku lagi.
"Kurang ajar," kata bapak-bapak tersebut. Dia pun pergi melihat sawahnya tersebut.
Hot Chapters