Pembantu Rasa Nyonya
jawabnya tadi saat aku membuka mata saat kali pertama.
Aku mengedarkan pandangan. Seperti di film Korea, kamar ini terlihat rapi minimalis. Tidur pun kami di lantai beralaskan kasur lipat. Tapi jangan salah, kasur lipatnya terasa hangat, membuatku enggan beranjak.
"Kak Wisnu."
"Iya, Vin. Bentar." Aku beranjak dari tidur, kemudian melipat selimut. Menumpuk ke tempat yang dimana Kevin menaruh yang dia pakai tadi.