Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif
Di sudut ruangan, sebuah tempat tidur kayu beralas kasur dan selimut tipis yang terlipat rapi.
Ia menyentuh kain kasur itu dengan ujung jari, lalu mendekatkan hidungnya untuk mencium aromanya.
"Bersih dan harum," bisiknya dengan nada heran. "Seperti baru saja dicuci."
Di sebelah tempat tidur, ada meja kayu pendek yang sederhana namun kokoh. Di atasnya tersusun tempat air dari keramik, cangkir kayu sederhana, dan sebuah lilin serta batang dupa.