Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

"Ucapkan selamat tinggal pada kejantanan mu." Di detik selanjutnya raungan seperti seekor serigala terdengar memekikkan telinga ketika Yukine membuat sayatan setengah lingkaran dan mengeluarkan dua buah telur. Tubuh Alga menegang menahan rasa sakit yang tiada terkira namun tidak bisa berbuat banyak karena hanya untuk mengerakkan tubuhnya saja kesulitan apalagi untuk meronta. Hanya bisa berteriak hingga suaranya hampir habis menunggu sebuah keajaiban namun sepertinya alam pun sedang tidak berpihak padanya suaranya teredam oleh suara petir yang menggelegar
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 299 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Kinan

Kinan

"Apa tak ada seorang pun pria yang telah berhasil membuat jantung berdebar?" Kinan telah selesai mendandani dirinya. "Ada," katanya tampak berpikir. "Siapa?" tanya Andini penuh harap. "Anjing milik tetangga baru kita," balas Kinan seraya melangkah ke luar kamar. Ia tertawa saat mendengar suara teriakan kesal Andini dan menghampiri ibu yang sepertinya tengah mengobrol di luar. "Ibu?"
108.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 191 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
DUNIAKU YANG HILANG

DUNIAKU YANG HILANG

Umi menatap foto-foto itu dengan dahi mengernyit. Suaranya datar, hanya seperti sebuah nasehat seorang ibu kepada anaknya yang nakal tapi buat Savanna itu bagai geledek yang menyambarnya. Seluruh tubuhnya terasa hangus terbakar seketika, hatinya terasa patah berkeping-keping. Air mata sudah menggenangi sudut matanya seperti tanggul yang sebentar lagi jebol dari penampungannya. Tapi ia harus bertahan, tak boleh lemah apalagi didepan Umi Thoriq! Ia harus bisa menerima konsekwensi dari perbuatan yang sudah dilakukannya.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Mencoba menyembunyikan raut wajah dari Nenek dan Kakek yang sedari tadi menatapnya. Mau bagaimana lagi, Sudah dari sananya Ega tipe orang yang tak bisa menyembunyikan suasana hati. Wajahnya dengan mudah berekspresi. Bila sedang senang, mata coklat yang Ega miliki itu akan berbinar-binar memancarkan kebahagiaan. Senyumannya pun dengan mudah ia umbar. Namun juga sebaliknya. Bila hatinya sedang bersedih seperti sekarang, terlihat seolah mendung bergelayut di matanya. Alis tebalnya selalu berkerut, seakan ada beban berat yang sedang ia pikirkan. Ega tipe orang yang dengan mudah bisa di tebak perasaannya.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku bukan orang asli sini. Orang tuaku di kampung membuka sebuah pabrik dan keluarga kami termasuk cukup kaya. Karena itu, Kai berencana memeras keluargaku lewat aku! Di gudang itu, sudah dipasang beberapa kamera. Kai memaksaku minum segelas minuman. Setelah itu, dia mulai membuka pakaiannya sambil berkata, "Luna. Nanti, semua rekaman saat aku bermain denganmu akan kukirim ke orang tuamu. Kalau mereka nggak mau bayar, aku akan sebarkan ke internet!"
18.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 576 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
SUMMER TRIANGLE

SUMMER TRIANGLE

Kupu-kupu berterbangan di dalam perut Altair dan Aquila, sejurus dengan semakin liarnya pergulatan lidah mereka berdua. Altair merasakan tangannya sedikit basah, ia membuka matanya yang sedari terpejam tanpa melepaskan ciuman itu, gadis manisnya menangis. “Why are you crying?” “I’m happy to have you!” “Me too.. i’m really glad to have you, Minami Aquila!”
5.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 151 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

ucap Rokuga seraya berjalan pergi. “Jadi, kita harus memanggilnya Rokuga saja tanpa embel-embel lain?” Venus berbisik pada si cowok bayi sambil mengikuti si pria seram, diam-diam berpikir betapa nama itu mengingatkannya pada negara Jepang. “Dia itu seorang krona, jadi sopan sedikit,” tukas si cowok bayi. “Kalau-kalau kau tanya, krona itu semacam guru di sini.”
3.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
Suamiku, Nerakaku!

Suamiku, Nerakaku!

"Aku tidur di bawah atap, di bawah pohon, bahkan makan daun dan minum air hujan. Kalau beruntung, aku bisa menemukan makanan di tumpukan sampah." "Setelah berjalan berhari-hari, berjam-jam, puluhan kilometer, aku akhirnya sampai di depanmu. Kamu malah cuma bilang aku kotor. Lucu sekali, haha." Kennedy tidak tahan lagi. Dia berlutut di lantai dengan mata merah. Sambil menatapku dengan putus asa, dia berujar, "Lovia, maafkan aku. Aku nggak tahu tentang uang tebusan itu. Aku nggak tahu kamu kembali dengan cara seperti ini."
7.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 289 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Isyarat ini segera diikuti dengan para Lycans yang berlari untuk menerjang mereka. Neo adalah sosok pertama yang berlari dari kelompoknya dan perlahan berubah menjadi serigala berwarna putih dengan gurat-gurat kecoklatan di punggungnya, serigala dengan mata kuning terang dan tampak sangat gagah itu melompat dan menggeram lalu menerjang Lycans yang paling dekat dengan jangkauannya dan mereka berguling bersama. Auuuuuwuwuwu~
1026.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 992 Beses bilang umineko: when they cry
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status