Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Korban Perceraian

Korban Perceraian

Bab14 Andin tidak menghiraukan seruan Gaby. Dia tetap menatap dalam wajah Ganesa yang menunduk. "Ganesa, Mama minta maaf, Nak. Mama salah selaam ini, maaf." Ganesa tidak merespon apapun, seperti dulu, dia hanya terdiam, tanpa bisa bersuara apapun. Ganesa berusaha kuat, dan menahan tangisnya dalam hati.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 572 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Legenda Kultivator Terkuat

Legenda Kultivator Terkuat

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Bab 311 Kegemparan di Alam Abadi, dengan reaksi dari segala pihak. Tempat pemakaman abadi—semua orang tahu tempat apa itu.
9.988.4K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as kotoba bab 14
Show Reviews (18)
Read
+Library
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promos ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Penulis yang Tak Pernah Mengetik: “Aku menciptakan cerita, tapi tak pernah memegang pena. Akulah alasan segala narasi bisa berubah. Siapa aku?” Petunjuk Kode: Di setiap bab, satu kata disorot dalam gaya penulisan berbeda. Gabungkan huruf pertama dari setiap kata itu. Dalam bab 6, huruf yang hilang adalah “Q” simpan itu. Panel Kuning di bab 13 memiliki kalimat cacat di bab 5: “Langit menyala tanpa suara, seperti tinta menjerit.” tinta tak bisa menjerit.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

tanya Athur sambil menatap terangnya langit. "M-maaf, karena aku ...." Athur langsung mengusap air matanya yang lolos tak bisa dibendungnya lagi. "Bukan, seharusnya kamu dulu gak membahayakan dirimu dengan menyelamatkanku." Ditengah kebingungan yang mendalam, Yara memutuskan untuk duduk disebelah Athur, tanpa menjawabnya. Siapapun akan berada diposisi Yara begitu mendengar kalimat absurb dari orang yang pertama kali ditemui. Terlebih orang itu menyinggung masa lalu yang tak Yara pahami.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku membuka folder arsip. Di dalamnya ada lima file teks, namanya dingin dan rapi: 01_kamus_akar.txt 02_kunci_ritme.txt 03_lemari_petunjuk.txt 04_daftar_tiga_dan_dua.txt 05_catatan_untuk_sinta.txt Aku membuka 01_kamus_akar.txt. Isinya daftar kata yang tidak asing tapi terasa asing: akar, batang, kelopak, putik, serbuk, bunga tidur, batang air, pangkal, biji. Di sebelahnya ada kolom angka dan huruf koordinat? Atau rujukan halaman? Di bawahnya kalimat singkat: “Baca bukan sebagai botani. Baca sebagai geografi.”
800 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

Kami bercanda ria sepanjang perjalanan. "Ya antuum isma'i hada! Maragat urgobat begeratna, akhair min maragat urgobat begeratkum." kata Baba memulai permainan. Kami semua berusaha menirukan kata kata Baba yang diucapkan dengan sangat cepat agar lidah kami terpeleset. Baba mengetes kami satu-satu kecuali si Bebi adik duo bocil, ada yang mengucapkan nya dengan benar dan cepat, ada pula yang terpeleset lidahnya membuat kami tertawa.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

--- Bab : Kunci yang Tak Pernah Ditulis > “Ada tempat yang dibangun bukan untuk ditemukan, tetapi untuk menahan pertanyaan yang tidak boleh dijawab.” Hujan turun seperti huruf-huruf tak sempat diketik. Deras. Sunyi. Lena dan Kai berdiri di depan Makam Kata Pertama, tak lagi sekadar makam, tapi pintu. Di baliknya: sebuah rahasia tentang dunia itu sendiri.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Aku tersenyum tiapkali dia mengirim pesan yang ditambahi dengan stiker lucu, meski kadang aku kesulitan membacanya dan tidak mengerti apa maksudnya. “Kakak sekarang dimana?” Tandi menelponku dan aku mengangkatnya. Entah kenapa aku sentimental mendengar suaranya yang cempreng, rasanya ingin menangis, karena bocah sekecil ini juga Papa abaikan karena perempuan itu. “D-di rumah Naura, teman sekelas Kakak. Tandi belum tidur?” “Tandi nungguin Papa. Mau tidur bareng Papa.”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as kotoba bab 14
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

"Oh, iya!" Seruku kaget. Pasti Pak Imam sudah lapor ini. "Ini, tolong dibalurkan dulu dibagian yang cidera, biar bengkaknya agak kempes." Ia mengulurkan sebuah batok kelapa berisi air berwarna hijau. Aromanya semriwing, segar. "Oh, iya. Terimakasih! Tapi, gimana ini? Tangan sama kaki Tio di tali begini." Tentusaja aku bingung.
7.840.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as kotoba bab 14
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status