Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Memang, diusia senja yang dibutuhkan teman yang mendengar, bukan bantahan atau berganti menjadikan dia pendengar. Kue kering buatanku sudah siap. Kombinasi butter dan margarin yang pas, mendapatkan tekstur yang lembut, tetapi kokoh, dan aroma butter mengundang selera. Kebutuhan visual aku tekankan dengan warna soft dan bentuk yang satu kali gigit. Putri salju klasik berwarna putih, hijau untuk green tea, merah untuk red velvet, coklat, dan putih bertektur untuk keju. Semua berbalut gula halus, jadi warna bola-bola itu berbayang lembut.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang

Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang

​Siti, yang sedang asyik menonton drama di ruang tengah, langsung bangkit dengan wajah ceria. ​"Nyonya, ini pesanan dari Tuan Besar," ucap pelayan yang mengantarkan kotak itu ke hadapan Siti. ​"Wah! Cepet banget! Mas Kieran emang paling bisa diandalin," seru Siti girang. Ia membuka kotak itu dan aroma manis cream cheese serta coklat dari kue Red Velvet langsung memenuhi ruangan. ​Siti mengambil sendok, lalu memotret kue itu dan mengirimkannya ke Kieran.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

"Oke, sekarang buka mata." Saat Varel membuka matanya, di atas meja di hadapannya sudah ada dua piring kecil berisi potongan kue berwarna merah pekat dengan lapisan krim keju putih salju di atasnya. Red velvet cake. Kue favoritnya. "Wow," kata Varel, matanya berbinar. "Ini... kau yang buat hari ini? Sendirian? Aku kan sudah bilang jangan terlalu capek."
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Ketiganya menerima undangan Al untuk menikmati pai daging dan wine. Ternyata wine yang Al suguhkan bukan murahan. Sebotol koleksi vintage yang berusia sembilan tahun. Elba mengecup dengan puas dan nikmat. Wine merah itu sungguh berkualitas baik. “Pai daging adalah makanan favoritku,” ucap Elba. “Dan ini yang terbaik,” puji Elba kembali.
9.733.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 930 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
SUCI TAK PERAWAN

SUCI TAK PERAWAN

Bocah itu menggeleng lemah. Kairav seperti Kak Kai, suka makan Red Velvet itupun harus aku yang membuatnya. Namun sejak aku tidak bersamanya, mungkin Kak Kai biasa mencari di tempat lain. Di restoran miliknya juga ada Red Velvet yang enak, dulu saat aku hamil sering memakannya di sana. Bahkan meskipun aku membuatnya di outletku sendiri, tapi aku lebih suka makan di restorannya. Aneh bukan? "Mommy bikin dulu sekarang, gimana?"
1017.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Itu didominasi warna putih dan cokelat meski ada red velvet juga di antara banyaknya kue-kue menggoda itu. "Ada yang bisa kubantu?" tanya seorang staff saat Gita berjalan mendekati konter. Gita tidak langsung menjawab, melainkan melihat-lihat etalase. Lalu dia menemukannya ada di barisan teratas di ujung kanan. Ada kotak kecil berwarna cokelat. Apakah itu cokelat yang dicarinya? "Di sini jual cokelat nggak ya?" tanya Gita memastikan.
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

mata Andrea melebar begitu keluar dari mobil, menyaksikan pemandangan indah di tengah malam tersebut. Sementara itu, Kyrran membuka bagasi, mengeluarkan sebuah kotak kue kecil. Di atasnya berdiri lilin angka 17 yang menyala pelan. Cahaya mungil itu menari-nari diterpa angin malam. Senyum gadis itu tersungging manis untuk kesekian kalinya. "Kamu menyiapkan ini juga?" "Hm." Kyrran memegang kue red velvet kesukaan Andrea itu dan menghalangi angin dengan tangannya agar lilin tetap menyala.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai umur yeri red velvet
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Sweety
Kakak pembaca buku ini semuanyaa, aku baru baca semua komentar-komentar kakak dari fitur komentar, terima kasih ya kak atas supportnya. Kritik dan sarannya pun semua aku terima. Makasih ya, kakak readers kesayangan. ^^
Uing
prediksi maxwell ato samuel yg nongol trnyata pak handoko, daisy dan jasper blm nongol jg, psti ada peran penting ga mungki skdr lewt, pak handoko aja bisa nongol, andrea jg blm kthuan kakeknya ykin ada momen ketahuan, tros kyrran ayolah jujur sj soal penyakitnya ke andrea, btw 5 bab sehari dong
Baca Semua Ulasan
King Cat and The Lovely Librarian

King Cat and The Lovely Librarian

sahut gadis itu lalu menggandeng lengan pacarnya memasuki toko kue Clairmont. "Selamat malam, Ma'am. Apa Red Velvet Cake yang ada di etalase depan bisa kami beli?" Stefany menunjuk ke arah kue berdiameter 20 sentimeter di rak pajang yang bersebelahan dengan Opera Cake berukuran sama.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Pasalnya, selain coklat berbungkus ungu tua itu merk favoritnya, isian kacang walnut juga adalah varian rasa favoritnya. Jantung Zevanya tiba-tiba berdetak lebih kencang. “Paman? Paman yang mana?” Zevanya kini benar-benar penasaran. Zosia, putrinya yang berusia 5 tahun itu pun melihat sekeliling lalu menunjuk ke satu arah. “Paman yang keren itu, Mi!”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Isinya merupakan kue red velvet. “Itu cuma hadiah kecil.” Marshall berdehem pelan. “Sebagai ucapan terima kasih karena kamu mau datang ke konserku. Walaupun aku terlambat memberikannya padamu. Aku masih sibuk konser di luar kota akhir-akhir ini.” “Astaga... harusnya aku yang ngasih hadiah ke kamu. Bukan kebalikannya.” Pipi Yara tersipu-sipu. “Tapi ngomong-ngomong, terima kasih. Aku suka banget red velvet cake.”
1079.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai umur yeri red velvet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status