Penyesalanku
Aku membeo ucapan Alfa.
"Iya, kasihan Ayah, Bund. Di rumah Ayah tinggal sendirian, nggak ada temannya. Kita pindah sana aja, yuk? Biar Alfa bisa main bola sama, Ayah. Main lari-larian, kan seru Bund. Kayak si Dani itu, sering pergi mancing sama ayahnya," ucap Alfa polos.
Bener-bener kurang ajar Mas Afnan, sudah berani memberi tahu Alfa, tentang jati dirinya, kini meracuni fikiran Alfa, agar mau tinggal bersamanya, maksudnya apa coba?
Hot Chapters