Tuan Arrogan
tanya Nicko.
“Saya mengerti tuan,” sahut Inem sigap.
“Nanti untuk makan siang buat untuk tiga porsi saja, untukku, Jerry dan dirimu, selama gadis ini masih pemalas maka kasih saja dia makan nasi putih campur garam,” papar Nicko yang tidak peduli pada pengasuhnya itu.
“Ba, baik tuan,” sahut Inem seraya melirik Mysel.
Hot Chapters