Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Liara

Liara

Bukan Biru. Orangnya Redrick adalah Fredica. Tukang cuci yang tempo hari sempat Liara selamatkan agar tidak dipecat. Fredica adalah seorang ibu tunggal yang memang bekerja pada Redrick dulunya. Beberapa minggu lalu anaknya meninggal karena kecelakaan, jadi wanita malang itu hilang arah, setuju saja disuruh membunuh Hagan.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as vivi alabasta
Read
+Library
LALI

LALI

Mugo-mugo atine cepet lilo legowo, Gusti. Asih berjalan lunglai ke kebun sebelah rumah. Di sana ada beberapa sayuran yang sengaja di tanam Mak Ram. Ada bayam, ketela, kacang tanah, kacang panjang, kemangi, pisang, cabai merah, cabai keriting, dan beberapa aneka sayur lainnya. “Kang, Asih wes menuhi opo sing di karepke sampeyan, opo sampeyan krungu?”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as vivi alabasta
Read
+Library
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as vivi alabasta
Read
+Library
Alverez

Alverez

Malam itu, ia tidak sendiri. Seorang pria duduk bersandar di sofa kulit hitam, menyilangkan kaki, dengan segelas whisky di tangan. Wajahnya tajam, berambut gelap disisir rapi ke belakang, dan senyum sinis yang menyembunyikan banyak rahasia. Namanya: Viero Santosa. "Jadi," kata Viero perlahan, menatap Calvin yang sedang menuangkan minuman untuk dirinya, "kau benar-benar kehilangan kendali atas Mitha?"
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as vivi alabasta
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

Mata Ara mengarah ke kertas yang berada di samping vas bunga mini. Ara mendekati kertas tersebut lalu mengambilnya. "Hidup kamu tidak lama lagi, Arabella Dhivanya" Hah? Apa ini?
106.8K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as vivi alabasta
Read
+Library
MENIKAHI MANTAN SUAMI TAJIR MELINTIR DEMI PUTRIKU

MENIKAHI MANTAN SUAMI TAJIR MELINTIR DEMI PUTRIKU

Elsa berdiri dan menyongsong Abyasa yang menyunggingkan sebuah senyuman. “Kita temui dokter dulu. Hasil lab sudah keluar, kita dengarkan apa diagnosa dokter, ya.” Abyasa berkata lembut. “Bagaimana kondisi Vivi?” tanya Elsa tidak sabar. Wajah cemasnya tidak dapat disembunyikan. Lagi Abyasa tersenyum. “Vivi sedang tidur. Napasnya tidak sesak lagi. Panasnya juga berangsur turun. Aku titipkan perawat. Kita temui dokter dulu.”
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 775 Times as vivi alabasta
Read
+Library
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

balas Gavin membuyarkan lamunannya dan beralih mengikuti Cia "Bang Alan" teriak Cia "lihat nih gue bawa adek Lo"teriak Cia bersemangat, "Siapa" balas seseorang keluar dari sebuah ruangan menghampiri Cia. "Eh bang Bian" kata Gavin sambil bersalaman ala laki-laki gitu tau lah kan. Oh ya nama Alan itu adalah Alandra Biantara. Pangilan Alan cuma Cia seorang yang mengunakan itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as vivi alabasta
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

"Bukan, saat kami bertemu kemarin dia memperkenalkan namanya Safira Aswanta." "Apa…? Marga wanita itu Aswanta katamu? Bagaimana mungkin? Teman kakak yang dibagian firma hukum itu bilang nama marga keluarganya Wiguna" kata Arlen yang bingung dengan marga Safira kenapa beda dengan nama marga keluarga besar Wiguna. "Apakah gadis itu bukan anak kandung dari keluarga itu? Kakak hanya dapat fotonya saja tidak menanyakan sampai sejauh itu" sambung Arlen lagi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as vivi alabasta
Read
+Library
Lusia

Lusia

Lusia. Gadis berparas cantik dengan rambut panjang yang terurai berantakan. Gadis itu berlari tanpa alas kaki yang mengakibatkan telapak kakinya terasa perih. Lusia sudah berlari sangat jauh. Telapak kakinya bahkan tak ayal ada yang lecet dan berdarah. Tapi yang Lusia tau, ia harus tetap berlari sejauh mungkin. Ia harus menghindari keluarganya sendiri. Ralat.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as vivi alabasta
Read
+Library
Davira

Davira

"Kamu tidak mempercayai ucapanku Vira?" "Bukan begitu! Hanya saja kenapa kau lakukan itu, karena ku pikir sepertinya kau menyukai Ayesha dan mendukung wanita itu. Apalagi setelah kau tau bahwa ternyata wanita itu memiliki hubungan yang spesial dengan Abangmu." Davira menekankan kata spesial yang Cavia artikan sebagai sebuah ejekan. "Dan jika hubungan antara Abang Hasan dan wanita itu terus berlanjut sampai ke jenjang yang lebih serius. Itu artinya Ayesha akan menjadi Kakak iparmu, wow!"
6.3K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as vivi alabasta
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status