Fragmen di Bawah Hujan
Ia menatap halaman itu, lalu berbisik,
“Kalau kau benar menulis di dalam hujan, aku akan membaca setiap rintiknya sampai dunia berhenti mendengar.”
Langit di atasnya berguncang pelan, mengirimkan cahaya tipis ke arah taman, dan di antara cahaya itu, terdengar satu suara terakhir yang menenangkan:
“Aira, teruslah menulis. Aku menunggu di antara kata yang belum kau temukan.”
Lalu hujan berhenti.
Yang tersisa hanyalah aroma tanah, tinta, dan sunyi yang menggantung seperti doa yang tak selesai diucap.
Hot Chapters