Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Dengan gerakan hati-hati, dia menumpuk semuanya di satu sisi meja, memastikan tidak ada yang terlipat.
Baru setelah itu pandangan pria itu beralih ke laptop yang masih menyala. Layarnya menyorot lembut ke arah wajah Anindya yang tertidur. Arvendra menunduk sedikit, jemarinya menyentuh trackpad, hendak menutup program. Akan tetapi, gerakannya terhenti.
Layar itu berubah menampilkan wallpaper. Sebuah foto lama. Anindya dalam seragam SMA. Rambut dikuncir, senyum sedikit canggung, tapi matanya cerah.