Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dream first class

Dream first class

“Kamu—kesepian?” Kesepian itu hal yang wajar bagiku namun entah mengapa kebanyakan orang sangat takut akan-nya. Tak terkecuali pemuda satu ini. Tidak perlu suara atau gerakan apapun untuk menjawab iya, pilu dimatanya sudah tak dapat berkilah untuk menyembunyikan kebenarannya sampai membuatku terduduk kembali untuk mencoba tenang, saling mengeratkan genggaman lalu terdiam. Beberapa saat aku mengeluarkan ponsel untuk menyetel lagu ost anime eve (ao no waltz) yang bersenandung lembut mengikuti gerakan gorden yang tertiup angin. Esa menaruh lengan kanannya di dahi sambil menengadahkan kepala pada bantal. Kali ini mencoba membuang napas dalam-dalam. Membuang sesuatu yang buruk pada dirinya jauh-j
102.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as anime sendirian
Read
+Library
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

Dia pergi dengan membanting pintu cepat. "Aniii... Makanlah bersamaku, aku kesepian. Itu yang ingin ku ucapkan. Kenapa kau sangat menyebalkan Ani" Rhoma kini hanya makan sendiri. "Makan makan sendiri, cuci baju sendiri, semuanya sendiri, kelon pun sendiri.. Huuu Hehehe" Ledek Author. "DASAR AUTHOR KAMVRET, KAU JADIKAN AKU SEPERTI CACA HANDIKA"
9.711.6K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as anime sendirian
Read
+Library
His Dark Secrets

His Dark Secrets

Mengerikan sekali bukan? Meski ia juga ingin menjadi manusia baik-baik dalam koridor keimanan yang teguh. Namun, setan menyerangnya dengan sangat kuat. Tak ada Anisa, ia mencoba gadis lain. Kali ini dengan Yukiko. Seperti Yamuna, Yukiko juga keturunan Jepang, berlesung di pipi sebelah kirinya. Cukuplah Yukiko sebagai pelampiasan nafsunya. Meski ia masih menyimpan rasa pada Anisa, tapi apalah daya hasratnya tak mampu ia tahan. Bangkai busuk pasti tercium, Anisa tahu ia telah dikhianati.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as anime sendirian
Read
+Library
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

Senyumnya padaku. "Iya tidak mengapa. Doakan saja saya dan Aisya sakinah mawaddah warahmah." Balasku. "Wah, apa kabar Kak Aisya sekarang? Kak Aisya itu luar biasa, Dia mandiri, ramah, pokoknya Kak Aisya itu tulusnya pun dikenang." Nava malah menceritakan sosok Aisya yang tak sepenuhnya kuketahui.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as anime sendirian
Read
+Library
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

tanya Tuan Zu dengan menatap wajah Aneisha. "Aku tidak bisa tidur Tuan Zu, saat ini aku masih trauma tinggal sendiri," jawab Aneisha dengan wajah sedih. Tuan Zu tersenyum dan tak lama kemudian dirinya langsung memeluknya dan mencium pucuk kepalanya dengan mesra. Aneisha tanpa sadar mulai menyenderkan kepalanya ke dada bidang Tuan Zu, dia perlahan-lahan merasakan kehangatan dari tubuh Tuan Zu.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as anime sendirian
Read
+Library
Sebening Cinta Anne

Sebening Cinta Anne

Hanzel menatap Anne tajam. "Ga ada, Hanz," Hanzel mendengus panjang. Seberapa penting pria ini dihatimu, Ann. Sampai kau merahasiakannya dariku. Pikirnya. *** Sepulang dari Gedung Yayasan Tuna Rungu, Alex duduk menyendiri di sebuah kafe. Tangannya memutar-mutar Handphonenya di meja, sementara salah satu tangannya menjadi alas kepalanya bersandar di atas meja. Berkali-kali dia membuang nafas kasar.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as anime sendirian
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Bagaimana bisa temannya ini yang jelas jelas duduk berdekatan tidak mendengarkan siswa itu berkenalan sama sekali. “Kurasa tadi telingaku sedang berlibur ke Paris” jawab Raina sembari memakan nasi gorengnya yang mulai dingin. “Ke Paris hanya beberapa detik saja? Ayolah dapat apa disana kalau hanya sekilas saja” kata Clara. Raina hanya menggeleng gelengkan kepalanya lalu tertawa kecil. “Siswa itu bernama Raynal Anggara, panggilannya Raynal” kata Clara.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 546 Times as anime sendirian
Read
+Library
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

tanyanya seraya mengamati wajahku. "Benar. Saya baru bekerja hari ini." jawabku sopan. "Oh, benar. Saya lupa kalau Mbak Wati yang biasa membersihka koridor ini cuti melahirkan. Perkenalkan, nama saya Haris." Lelaki itu mengulurkan tangannya. "Saya Asma." Aku mengatupkan kedua telapak tanganku sebagai tanda perkenalan. Dia paham, aku tidak bisa berjabat tangan dengannya.
106.2K viewsOn holdAdded to Library 243 Times as anime sendirian
Read
+Library
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Angin bertiup ke arahku, aku memejamkan mata, seakan-akan aku masih bisa mendengar tawa putriku dan suara David yang berkata padaku untuk hati-hati. Namun, kali ini tidak ada seorang pun menemaniku. Aku duduk sendirian, merasa pusing dan kurasa aku akan segera meninggal. Aku mencoba membuka mataku, tetapi dunia semakin buram. Dengan gemetar aku mengeluarkan ponselku, menggunakan sisa tenagaku untuk menghubungi nomor yang sudah lama tidak kuhubungi. Tut... Tut... Aku tidak dapat menahannya lagi, ponselku tergelincir dan semua yang ada di hadapanku menjadi gelap.
11.4K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as anime sendirian
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Aku menggeleng cepat. "Kalau kamu ikut campur, malah makin mencurigakan," kataku. "Aku yang harus beresin ini." Keesokan harinya di sekolah, aku mencari kesempatan berbicara dengan Ericka. Aku menemukan dia duduk sendirian di taman belakang, sambil men-scroll ponselnya dengan santai. Aku menarik napas panjang, menguatkan diri, lalu berjalan mendekat.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as anime sendirian
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status