Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Istri Untuk Tuan Aron

Istri Untuk Tuan Aron

Membuat kedua nya mati di tangan nya dengan cepat itu bukan solusi yang tepat untuk para pengkhianat. Mereka harus merasakan sakitnya secara perlahan-lahan, pikir Ara dengan tubuh dan hati yang terasa sakit tanpa bisa di jelaskan lagi. Tanpa pikir panjang, Ara segera masuk ke dalam minimarket. Secangkir kopi susu panas kini tengah berada dalam genggaman Ara. Duduk seorang diri di depan minimarket tersebut sembari menikmati kopi panas dan melihat aktivitas lalu lalang kendaraan yang terus datang dan pergi.
818 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
RUSAK

RUSAK

Arjuna mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kafe terutama area dapur, tak ada pelayan lain selain laki-laki tadi, apalagi Safa. Saking sibuk mencari sosok Safa, Arjuna tak menyadari jika pesanannya sudah sampai di mejanya. "Selamat menikmati." Tanpa basa-basi Arjuna langsung meminum mocacino yang dipesannya karena haus. Refleks Juna menjulurkan lidahnya, rasa manis dari mocacino yang sangat tidak ia sukai. "Minuman apa ini?" Rasanya Arjuna telah salah memesan minuman untuknya karena tidak sesuai selera.
2.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 73 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Arjuna untuk Evelyn

Arjuna untuk Evelyn

Evelyn menurutinya, Arjuna tinggal di sebuah apartemen mewah, tidak jauh dari lokasi DK Group. Arjuna bahkan memberikan password pintu apartemennya. Memasuki apartemen yang sangat terlihat rapi dan bersih, Evelyn tidak yakin ini adalah apartemen yang Arjuna tempati sendirian, apartemen itu sangat terawat. Tanpa melihat lebih jauh Evelyn langsung memasuki dapur dan memasak, Evelyn sangat senang melihat isi kulkas yang dipenuhi dengan banyaknya bahan makanan, semua bahan yang dia perlukan berada disana. Kepandaiannya dalam memasak bukanlah hal tabu, sejak kecil Evelyn sudah sering memasak bersama Maminya, tapi anehnya masakan yang Evelyn masak rasanya malah lebih enak dibanding dengan masakan
2.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 56 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

Tampak Jenar tengah duduk bersandar sambil menyesap minuman hangat di gelas porselennya. “Oh, kau datang, Putraku. Kemari lah!” ucap Jenar setelah mengetahui Aruna datang mengunjunginya. “Pitaka! Keluar lah!” titahnya pada pengawal perempuan itu. Pitaka segera keluar dan menutup pintu. Meninggalkan ibu dan anak yang telah lama tak bertemu dalam ruang yang kini terasa begitu asing bagi Aruna. Jenar memberikan isyarat pada putranya untuk duduk. Lalu menuangkan teh hangat ke dalam gelas porselen untuk Aruna.
1015.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 309 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Lalu, mulai menjerang air panas. Alfian telah menyelesaikan makannya ketika air dalam ketel mendidih. Airin mengangkat gagang ketel dan menuangkan isinya ke dalam cangkir yang serta merta melarutkan bubuk hitam dengan aroma kopi arabika yang khas. Alfian berdiri tepat di sisi Airin, mencuci piring bekas makannya. Airin tersenyum melihat perilaku sepupunya itu. “Apa ada yang lucu?” goda Alfian.
108.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 322 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Istri Manja Kesayangan Om Arsen

Istri Manja Kesayangan Om Arsen

Ting! Suara dentingan lift pun berbunyi dan pintu akhirnya terbuka. Liam, asisten pribadi Arsen yang sudah menunggu di depan lift segera membantu Acha, sang Nyonya Muda untuk membawakan kopernya. “Terima kasih, Om. Om memang pengertian sekali tidak seperti Om jelek yang satu itu!” sindir Acha lalu mendengus kesal sembari melirik Arsen yang tampak biasa saja.
1.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 31 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Ranjang Panas Sang Arjuna

Ranjang Panas Sang Arjuna

Mereka pergi ke suatu kafe untuk mengobrol santai mengenai pernikahan ini. “Sebenarnya kamu ini mau bicara apa lagi, kenapa hanya senyum-senyum menatapku?” ucap Nadia lalu meminum kopi latte yang dia pesan. “Aku hanya ingin mengenal lebih dalam tentangmu, kamu tampak biasa saja bahkan tegar dikeroyok lima orang sekaligus, aku akui mentalmu sungguh kuat,” jawab Arjuna sembari menatap wajah cantik Nadia.
106.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 151 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Cinta Terlarang Atau Takdir

Cinta Terlarang Atau Takdir

Terdapat mesin pembuat kopi di meja bar dengan kopi import ternama jadi Aruna hanya perlu mengoperasikannya saja. Beberapa menit kemudian dua gelas kopi Americano sudah ada di tangan Aruna, dia membawanya ke living room di mana Leonhard sedang duduk memeriksa ponselnya. Aruna meletakan kopi di atas meja lalu membuka blazernya menyisakan camisol dan sekita mata Leonhard membulat melihat dua gundukan menyembul dari balik kerah camisol Aruna yang rendah.
1030.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 860 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Istri Rahasia Sang Penguasa

Istri Rahasia Sang Penguasa

Rasa panik sempat menyergap dadanya, namun aroma kopi hitam yang kuat dan gurih dari arah dapur perlahan menenangkan debar jantungnya. Villeta bangkit, melilitkan jubah mandi satinnya, dan melangkah keluar kamar. Di dekat meja makan kayu yang sederhana, Arjune sudah rapi dengan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku. Luka tembak di lengan kirinya yang terperban tampak sedikit menonjol di balik kain, namun pria itu bergerak seolah rasa sakit sama sekali bukan halangan. Sebuah tas jinjing taktis berukuran sedang sudah tergeletak di atas meja, siap untuk dibawa. Arjune menoleh saat mendengar langkah kaki Villeta. Senyum tipis, namun hangat, terbit di wajahnya yang masih menyiratkan ke
698 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

“Pak Pradana, saya Zayyan Anargya. Wakil Direktur Wulandaru Group. Apa kita bisa bicara sebentar?” Kafe kecil itu tersembunyi di pojok Senopati, Jakarta Selatan. Jendelanya besar, menghadap ke jalan yang lengang, dan di dalamnya cahaya lampu temaram menggantung rendah di atas meja kayu yang mengilap. Aroma kopi arabika menguar dari cangkir-cangkir putih yang mengepul di meja. Asapnya menari pelan di udara, membingkai dua wajah yang duduk saling berhadapan.
1023.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 522 fois en tant que warung kopi arjuna
Read
+Librairie
Dernier
1
...
456789
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status