Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jatuh Cinta Pada Chef Duda

Jatuh Cinta Pada Chef Duda

Dua kalimat Arjuna itu sukses membuat dada Renata semakin sesak. "Oh, gitu," Renata mengembuskan napas panjang, lalu... "Mau saya buatin teh atau kopi, Pak?" tawarnya. Arjuna mengangguk, "Dua cangkir kopi." Renata mengernyitkan dahinya, "Dua?" "Iya, satu untuk saya dan satu lagi untuk kamu." Tetap saja Renata tidak peka dengan ucapan Arjuna. "Ah, saya nggak pernah minum kopi, Pak. Kalau gitu, saya ke dapur dulu ya," pamit Renata kepada Arjuna.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Tapi sebelum itu, Dika menyerahkan sebuah gitar yang terbungkus wadah atau sarung tas gendong. “Ish, nyusahin!” Tapi tetap saja, Citra menggendong tas gitar tersebut di belakang punggungnya. Warung kopi yang dimaksud Dika ternyata warung kayu sederhana, setengah permanen, dengan spanduk “Kopi Kang Ayi - Kopi, Kolot, Konsisten”. Tempat itu nggak mewah, tapi punya daya tarik tersendiri, ada colokan di tiap meja, dan Wi-Fi yang walaupun lemot, cukup buat buka P*******t tanpa maki-maki.
800 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Arjuna & Julia (INDONESIA).

Arjuna & Julia (INDONESIA).

tanya Arjuna to the point. "Sa-saya tidak suka coklat, Pak. Tapi kejunya enak," jawabnya jujur. "Kamu ambil lagi yang keju, dan ini jangan lupa mampir ke sini. Bakal ada banyak diskon." Sama seperti Icha, Arjuna juga memberi brosur kepada Reno untuk meramaikan kafe istrinya yang baru buka. ***
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Juragan

Istri Kesayangan Juragan

Dari ruang makan, Arjuna berdiri dan ikut melangkah ke dapur. “Dek, mas bantu ya,” ucap Arjuna sambil menggulung lengan bajunya. Namun Bu Minah cepat-cepat menahan. “Iku urusan wedok. Wong lanang duduk wae, ngobrol sama Bapakmu.” Akhirnya Arjuna melangkah ke teras, di sana Pak Waryono duduk santai membaca koran sambil menyeruput kopi hitamnya yang masih mengepul, aroma pahitnya menyebar tenang.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Aroma kopi yang baru diseduh memenuhi udara, bercampur dengan bisikan percakapan dari meja-meja lain. "Bagaimana perasaan Anda tentang pertemuan dengan Bima kemarin, Raina?" tanya Arjuna, menatap Raina di sebalik cangkir kopi. Raina sedikit terkejut dengan pertanyaan itu. Ia tidak menyangka Arjuna akan membahasnya secara langsung. "Saya... saya senang melihat kalian berdua bisa bicara, Bapak," jawab Raina jujur. "Saya tahu itu tidak mudah."
10962 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Ada enam orang langsung duduk di bagian kiri warung “Sudan, cepat sediakan kami makanan sekalian minumannya!” Seru salah seorang dari enam penunggang kuda yang baru masuk itu, dengan tergesa-gesa pemilik warung yang ternyata bernama Sudan itu menuju tempat di mana dia mempersiapkan makanan dan minuman. Arya tampak santai saja seolah dia tak menghiraukan sedikitpun dengan situasi itu, malahan dengan acuhnya juga dia tetap menikmati makanan yang disediakan dan meneguk kopi yang berada d imejanya itu.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Bukan Untuk Dicintai

Bukan Untuk Dicintai

"Warung kopi di ujung jalan itu masih buka?" Sudut bibirnya bergerak. Kali ini lebih jelas. "Masih." Warung itu sempit: empat meja kayu, kursi plastik, kipas angin yang berputar malas. Tidak ada AC. Tidak ada wifi. Arga duduk di kursi yang menghadap pintu—punggung tegak, lengan kemeja digulung ke siku, diletakkan di atas meja dengan santai yang tidak pernah terasa sembrono.
573 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Nomornya tidak bisa dihubungi. Arjuna justru membelokkan motor pada sebuah warung kopi. Warung kopi yang hampir tiap hari Arjuna kunjungi bersama kawan-kawannya. "Jauh banget dari sop duren ke warung kopi. Kalo cuma buat makan mendoan di depan komplek juga ada, kak."
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Paracetalove [INDONESIA]

Paracetalove [INDONESIA]

Maafin, aku ya, Ry, maaf. "Ini teh kopinya, Mas Kasep, mangga diminum." Seorang wanita tua berdaster pink menyodorkan secangkir kopi susu pesanannya, Arga reflek menerima sembari melempar senyum. Cowok itu duduk di kursi panjang tepat di depan warung. "Makasih, Bu."
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN

JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN

“Ya, benar, benar, benar...!” Tiba-tiba panggilan di hape Jasman berbunyi. “Selamat siang...? Oh iya. Ya masuk saja di Gang Mawar. Lurus, setelah mentok belok ke kanan. Di situ ada sebuah bangunan lantai dua yang ada papan bertuliskan “Kost Putra Arjuna”. Yap, terima kasih. Kami tunggu...” Jasman bangkit dan langsung menarik tangan Fadli. “Mobil lo datang...!”
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai warung kopi arjuna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status