Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Our Story

Our Story

Daffa akhirnya membuka suara, memecah keheningan yang sejenak menjeda. "Emang yang bener-bener indah itu nggak meski dateng di awal, buktinya senja munculnya juga sore hari, bahkan hampir malem dan sekejap nggak keliatan lagi," balas Aira, bibirnya terpatri sebuah senyum tipis. Daffa mengangguk, menyetujui. "Apalagi kalo mendung dan cuaca nggak mendukung."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Pengawal Misterius Nona Pewaris

Pengawal Misterius Nona Pewaris

Deru napasnya lolos bersamaan dengan tawa datar. "Ah, ya. Tidakkah kau merasa panas? Mungkinkah sebentar lagi turun hujan? Sky pernah bilang udara bisa menjadi panas dan pengap ketika akan turun hujan." Cayden menggigit bibir menahan gemas. "Kau kepanasan bukan karena pikiran kotor, kan?"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Surat dari Azza

Surat dari Azza

"Ya, hujan buat aku tenang. Meskipun dingin tapi dia memberikan kehangatan." Kini Andra menoleh, menatap setiap lamat wajah manis Azza. "Selain hujan?" "Senja. Aku juga suka senja, apa lagi hujan di siang menjelang sore, lali reda di saat waktu senja tiba. Warna langit akan jauh lebih indah." "Kenapa senja, kenapa bukan aku, aja." Ucapan Andra membuat Azza menoleh terkejut. "Kak Andra lagi baca naskah?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

“Kalau aku bisa milih obat, mungkin pelukanmu cukup.” Malam itu, mereka duduk lama di balkon rumah, memandangi langit yang mulai cerah setelah hujan reda. Udara masih basah, tapi angin malam terasa damai. “Kamu sadar nggak,” kata Nayel tiba-tiba, “setiap kali hujan reda, udara selalu lebih bersih.” Alaire tersenyum. “Karena hujan nyapu debu.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

"Wahai langit, masihkah kau mencintaiku ? Jika benar. Buatlah cuaca yang sangat cerah esok. Agar tidak ada halangan untukku mencari kebenaran." "Wah, cuacanya cerah sekali. Aku merasa bahkan tikus tanah pun takut untuk menampakkan dirinya." Ujar Yuni sambil meletakkan teh di meja. "Iya, aku juga merasa. Jemuran kita akan lebih cepat kering." Sambung Kristina. "Yang Mulia, apa anda tidak punya kegiatan di luar ? Cuacanya sangat bagus, sangat cocok untuk bersantai." Aku ikut melihat ke arah ke luar.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Aku menyukai semua pemberian Ayah." "Penggombal." "Aku mempelajarinya dari Ayah, hehe." Tak lama setelah mereka berdua keluar, terdengar teriakan si kecil, "Bu, bolehkah fotokan aku dan Ayah?" "Iya." Susan berjalan keluar. Federik menggendong Julian di lehernya dan bergaya. Susan mengambil beberapa foto mereka. Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar.
17.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

"Aku yang salah, akhir-akhir ini agak gemukan, ternyata jadi nggak muat ...." Jordy yang terus-menerus mengatakan sedang sibuk dan tidak bisa pergi, saat ini bersandar di meja kasir, berkata dengan santai, "Kamu memang kurus, gemuk sedikit malah bagus, lebih imut." Tepat pada saat itu, seorang pelayan toko datang sambil memegang gaun pengantin baru. Mendengar percakapan mereka, dia tersenyum dan berkata, "Sebenarnya, ukuran ini masih termasuk kurus, lho."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Here To Hurt You

Here To Hurt You

Tidak ada kesempatan untuk keluar, Auris melangkah menuju jendela lalu melihat suasana di luar rumah sakit, ia memfokuskan ke jalan raya disana banyak kendaraan yang berlalu lalang. Auris menghembuskan nafasnya dalam-dalam, angin yang menerpanya terasa dingin. Langit di siang hari ini juga mendung, memang sudah memasuki musim hujan. Auris menantikan musim itu karena baginya musim hujan adalah memiliki ketenangan di setiap rintikan hujan yang turun ke tanah, kesukaannya adalah musim hujan. Tok tok...
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

Dia datang menghampirinya dan mereka langsung berbincang satu sama lain. “Apa aku boleh duduk di sini?” tanya wanita itu kepadanya “Tentu saja nona.” “Bagaimana menurutmu cuaca siang ini?” ucap wanita tersebut sambil memandangi langit cerah “Hangat. Dan bahkan penuh dengan kedamaian. Apa karena hari ini cerah?” “Benar. cerah sekali. aku senang bisa memandangi langit seperti ini. Rasanya seakan diriku merasa hidup.”
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Penglihatannya sedikit kabur hingga sel darah putih membayang dengan jelas di mata wanita itu saking silaunya. Bulan ini Jogja sedang berada di awal musim hujan. Berita tadi pagi menyebutkan bahwa seminggu lagi akan memasuki puncaknya. Siang hari begini panasnya bisa membuat kepala pusing, dan sore hari hujan biasanya turun dengan awet hingga besok pagi. Seseorang di telepon kini masih saja bicara sampai membuat telinga Lian terasa lebih panas dari teriknya mentari di siang itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai when the weather is fine tentang apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status