Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Setelah sampai di lantai dua belas, Elena melangkahkan kakinya keluar, menuju ruangan bertuliskan 'Wakil Pimpinan/CEO' Bibirnya mengukir senyum bangga. Ia lantas mendorong daun pintu perlahan, menampakkan ruangan yang tertata dengan rapi. Meja dan kursi kebesarannya menyambut kedatangan Elena. Aroma vanilla yang disemprotkan pengharum otomatis menyeruak menyapa indera penciumannya. Mata Elena menyisir ruangan dengan apik, nuansa monokrom yang elegan, sesuai dengan kriteria pribadinya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Cahaya di dalamnya berasal dari lumut berpendar yang diatur sedemikian rupa sehingga menciptakan suasana remang yang sangat sensual. Zhen menuntun Elara menuju ruang utama yang lantainya terbuat dari marmer hitam yang sangat dipoles hingga menyerupai permukaan air yang diam. “Di sini, kau tidak perlu lagi menghindar, Elara,” kata Zhen sambil berdiri di tengah ruangan, tangannya merentang lebar seolah-olah ingin memeluk seluruh kekuasaannya. “Di sini, aku adalah air itu sendiri. Dan jubahmu... ia hanya akan bertahan selama aku membiarkannya tetap kering.”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Sebuah ruangan yang tak pernah berniat untuk ramah pada siapa pun. Begitu Ryota membuka pintu, lampu temaram menyala otomatis, memantulkan cahaya tipis ke dinding-dinding ruangan yang didominasi warna gelap. Dingin. Memaksa siapa pun yang masuk untuk diam. Sebuah sofa malas besar berdiri di sudut ruangan, lebih lebar daripada sofa yang ada di ruang belajar Elara. Ryota menurunkan Elara, membiarkannya berdiri dengan kakinya sendiri.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Seterusnya, semoga dia dapat tamu yang seperti itu. Begitu Ellena melangkah melewati pintu berat berlapis kulit, dentuman musik meredam jadi getaran jauh yang halus. Ruangan itu luas dan intim sekaligus—sofa panjang berwarna gelap membentang menghadap meja rendah dari marmer hitam, lampu gantung kristal memantulkan cahaya keemasan yang tenang, berlawanan dengan hiruk-pikuk di luar.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

ajak Herlambang menggenggam tangan Elena. Mereka kini berada di kamar utama yang lebih luas dari ketiganya, berisi dua sofa kayu jati dengan spons berbalut kain berwarna putih. Untuk aksesoris di kamar utama semua serba putih dan hitam, begitu juga dengan lantainya yang berwarna kotak hitam putih tanpa ada permadani yang menutupi bagian lantainya. “Ooh.., kamar disini aja yang ada bathup..,” ujar Elena melihat bathup berbentuk oval dan ia pun menutup pintu dorong dari kamar mandi itu untuk buang air kecil.
9.781.1K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as white room classroom of the elite
Show Reviews (24)
Read
+Library
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Read All Reviews
Vice Versa

Vice Versa

Apa maksudnya? Ia terhenti di pintu masuk kelas X-1. Secara otomatis, ia memindai seluruh ruangan. Hampir tidak ada bangku dan meja yang tersisa. Ia melirik tempat yang diincarnya yaitu barisan paling depan dekat jendela. Sudah ada yang memiliki. Seorang cewek berkuncir satu dengan raut serius sedang membaca buku pelajaran Kimia. Sial. Padahal—EH?!
103.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

Matanya menyisir seluruh ruangan tapi tidak ada siapapun yang bisa dia tanya. Dia berada di sebuah kamar mewah dengan dekorasi yang hampir semua berwarna biru navy dan cat kamar dengan warna senada menambah kesan elegan. Barang-barangnya terlihat sangat berkelas. Bahkan kasur yang ia tiduri pun ukiran nya sangat indah. Saat dia memperhatikan sekeliling, tiba-tiba pintu kamar terbuka. "Apa kamu baik-baik saja?"
4.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Keina membuka sebuah pintu kamar, yang pintunya saja sudah terlihat mewah. "Wahh, Keina ini terlalu bagus buat saya," Elang agak terpana kaget, saat dia masuk dan melihat isi dalam ruang kamarnya. Menurut Elang kamar itu terlalu luas, jika hanya untuk dia sendiri di dalamnya. Dilihatnya ada ruang khusus Gym, dan juga ruang sauna di kamar itu, 'Ini adalah kamar termewah dan terlengkap yang pernah kulihat', bathin Elang.
9.963.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Hanya ada lembaran-lembaran kertas kosong yang melayang sejauh mata memandang. "Ini adalah 'The White-Out Room'," bisik Arka. "Tempat di mana semua ide dihapus sebelum mereka sempat menjadi draf." Mereka melihat Zero-Point berdiri di tengah ruangan tersebut. Namun, wujudnya di sini berbeda. Ia tampak seperti seorang anak kecil yang duduk di pojok ruangan, dikelilingi oleh ribuan penghapus yang sudah habis terpakai.
923 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Pegangan pintunya berwarna perak dingin, berkilau samar di bawah cahaya lampu. Bu Eli menoleh pada Clara. “Ini kamar Tuan Raymond,” ucapnya pelan, hampir seperti bisikan. Clara hanya diam. Bu Eli membuka pintu kamar di seberangnya. Ruangan itu jauh lebih mewah dari kamar sebelumnya. Lebih luas. Tirai tebal menutup jendela, lampu gantung berdesain minimalis memancarkan cahaya redup yang jatuh lembut di atas ranjang besar bersprei hitam.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 475 Times as white room classroom of the elite
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status